Media Utama Terpercaya

18 Mei 2026, 12:20
Search

Idul Qurban 01: Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah, Momentum Meraih Pahala Setara Jihad

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah
Keutamaan 10 Hari Pertama Dzulhijjah [Foto: Ilustrasi mu4.co.id]

Jelang Idul Qurban, Edisi 1 Dzulhijjah 1447 H

Banjarmasin, mu4.co.id – Kini kita telah memasuki bulan Dzulhijjah, salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam dan termasuk bagian dari empat bulan haram (asyhurul hurum) yang memiliki keistimewaan tersendiri di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Keutamaan bulan Dzulhijjah disebutkan dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 36. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

اِنَّ عِدَّةَ الشُّهُوْرِ عِنْدَ اللّٰهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ مِنْهَآ اَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۗذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ەۙ فَلَا تَظْلِمُوْا فِيْهِنَّ اَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِيْنَ كَاۤفَّةً كَمَا يُقَاتِلُوْنَكُمْ كَاۤفَّةً ۗوَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ مَعَ الْمُتَّقِيْنَ

Artinya: “Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.”

Menurut penjelasan ulama tafsir Ibnu Katsir, keempat bulan isitimewa tersebut yaitu tiga di antaranya berturut-turut, yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah, dan Muharram, yang lainnya ialah Rajab Mudar, yang terletak di antara bulan Jumada (Jumadil Akhir) dan Syaban. Dalam bulan-bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah dan menjauhi segala bentuk perbuatan zalim maupun maksiat.

Baca juga: Resmi! Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026!

Selain itu, dalam hadis riwayat Abu Daud dari sahabat Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, disebutkan juga bahwa tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah selain amal yang dilakukan pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ ». يَعْنِى أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ « وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ ».

Artinya: Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah). Para sahabat bertanya: Tidak pula jihad di jalan Allah? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun. (HR. Abu Daud no. 2438. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih).

Seseorang yang mengerjakan amal Sholeh di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah ini memiliki keutamaan besar dan ganjaran pahala yang melebihi amal pada hari-hari lainnya, bahkan ganjarannya melebihi pahala jihad di jalan Allah, yang pada masa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dianggap sebagai ibadah paling utama.

Hanya dengan beramal Sholeh seperti shalat, puasa, sedekah, dan membaca Al-Qur’an di 10 hari pertama bulan dzulhijjah ini mampu menandingi ganjaran pahala orang yang berjihad di jalan Allah tersebut. Kecuali seseorang itu pergi berjihad, lantas ia tak pernah Kembali lagi atau gugur di medan perang.

Mungkin kita tidak lagi bisa menghunus pedang turun ke medan perang melawan musuh-musuh Allah di zaman sekarang. Namun alangkah beruntungnya kita umat Nabi Muhammad shallahu Alaihi Wassalam yang masih bisa meraih ganjaran pahala jihad di jalan Allah dengan cara bersungguh-sungguh mengerjakan amal Sholeh di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Wallahu a’lam Bisawwab

Dengarkan Program Idul Qurban, setiap hari hanya di Radio Suara Al Jihad Banjarmasin, FM 105,1 Megaherzt. 

[post-views]
Selaras