Media Utama Terpercaya

19 Mei 2026, 11:48
Search

Terungkap Pencurian Tas Ekspor di Bandara Soetta. Ini Pelakunya!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Ilustrasi penangkapan kasus pencurian tas ekspor di Bandara Soetta
Ilustrasi penangkapan kasus pencurian tas ekspor di Bandara Soetta. [Foto: AI/mu4.co.id]

Tangerang, mu4.co.id – Kasus pencurian tas ekspor bermerek internasional di kawasan kargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta akhirnya terbongkar. Polisi bersama PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) kini memperketat pengawasan keamanan setelah mengungkap sindikat pencurian yang diduga sudah beraksi sejak 2024.

Kasus ini bermula dari laporan PT Pungkook Indonesia One setelah pelanggan di Shanghai, China, mengeluhkan hilangnya 108 tas merek Lululemon yang dikirim melalui kargo Garuda Indonesia. Perusahaan asal Kanada tersebut dikenal sebagai brand pakaian dan aksesori olahraga premium dengan harga tas berkisar Rp1 juta hingga Rp2,5 juta per buah.

General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi mengatakan pengungkapan kasus dilakukan setelah Cargo Security Department Bandara Soekarno-Hatta bersama Polres Bandara melakukan penyelidikan melalui pemeriksaan CCTV di area RA BST dan Pergudangan Soewarna atau Aeroville.

“Kami informasikan bahwa InJourney Airports dan Polres Bandara Soekarno-Hatta telah memperkuat aspek keamanan, dan telah berhasil mengungkap dugaan tindakan pencurian tas ekspor oleh oknum pekerja operator kargo,” ujarnya dilansir dari Bloomberg, Senin (18/5).

Baca juga: Mencuri Barang Mewah, Oknum Porter Bandara Soekarno-Hatta Ditangkap. Beraksi Sejak 2019!

Ia menegaskan pelaku bukan karyawan InJourney Airports, melainkan oknum pekerja operator kargo di kawasan bandara.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Wisnu Wardana mengungkapkan tiga tersangka berinisial R alias K, A, dan F telah diamankan di wilayah Karawaci, Kota Tangerang, pada Rabu (29/4).

Menurut Wisnu, aksi pencurian tersebut menyebabkan kerugian perusahaan lebih dari Rp1 miliar. Polisi menduga pencurian dilakukan secara berulang dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Kasatreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta Kompol Yandri Mono menjelaskan, kasus bermula saat PT Pungkook Indonesia One mengirimkan 4.749 tas Lululemon dari Grobogan menuju Shanghai melalui kargo Garuda Indonesia.

Baca juga: Waspada Pencurian Aki Sepeda Motor di Wilayah Banjarmasin!

Dari hasil penyelidikan, ditemukan 40 karton dari total 512 karton sengaja dipisahkan saat proses pemeriksaan X-Ray sebelum dimasukkan ke dalam truk boks.

“Tersangka F berperan mengatur agar 40 karton tersebut dipisahkan dari pemeriksaan dan dimasukkan ke dalam truk boks,” jelas Yandri dilansir dari laman resmi Humas Polri, Senin (18/5).

Polisi menduga R alias K yang bekerja sebagai tim operasional ekspor menjadi otak pencurian, sementara tersangka A membantu menjalankan aksi tersebut. Hingga kini, polisi masih mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam jaringan pencurian barang ekspor di kawasan bandara.

(Bloomberg, Humas Polri, detik)

[post-views]
Selaras