Depok, mu4.co.id – Imbas menyebarnya abu vulkanik Gunung Anak Krakatau sejak Ahad (6/9) lalu, harga masker di sekitar Stasiun Depok Lama, Jawa Barat, ikut naik serta membuat permintaan masker meningkat.
Nurjanah (54), salah satu pedagang masker di kawasan tersebut, mengatakan kenaikan harga jual terjadi karena harga masker dari pemasok juga mengalami kenaikan. Ia pun terpaksa menyesuaikan harga untuk mengikuti biaya pembelian.
“Karena saya belanjanya naik. Saya belanjanya yang biasa misal itu naiknya hampir 50 persen. Ya masa saya enggak naikin? Jadi saya naikin,” ungkap Nurjanah dikutip dari Kompas (8/9).
Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Status Siaga, Gubernur Banten Imbau Warga Kenakan Masker
Sebagai contoh, masker KF94 isi 10 yang sebelumnya dijual Rp10.000 per bungkus kini menjadi Rp20.000. Ia mengatakan kenaikan hanya terjadi pada jenis masker yang harga dari pemasoknya ikut naik, sementara barang lain tetap dijual dengan harga normal.
Selain menghadapi kenaikan harga, ia juga kesulitan mendapatkan stok. Saat berbelanja ke kawasan Asemka, Jakarta Barat, pada Ahad (6/9), sejumlah toko sudah kehabisan banyak stok masker karena diborong pembeli sejak pagi.
Nurjanah baru menaikkan harga masker dagangannya pada Senin (7/9). Sehari sebelumnya, ia masih menjual dengan harga normal karena saat itu belum mendapat kenaikan harga dari pemasok.
(Kompas)













