Jakarta, mu4.co.id – Maskapai Saudia dan Garuda Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk menjajaki kemitraan strategis yang bertujuan memperkuat konektivitas penerbangan dan memperluas pilihan perjalanan, termasuk bagi jemaah haji dan umrah asal Indonesia.
Kerja sama ini akan mengkaji penerapan sistem satu tiket yang menghubungkan jaringan Garuda di Indonesia dan Australia dengan rute internasional Saudia ke Timur Tengah, Eropa, dan Afrika.
Selain itu, kedua maskapai juga akan mengeksplorasi kolaborasi dalam perencanaan rute, penyesuaian jadwal penerbangan, serta pemasaran dan distribusi.
Baca Juga: Tekan Biaya Haji, Prabowo Dorong Kolaborasi Garuda dan Saudia Airlines
Selain memperluas konektivitas penerbangan, Saudia dan Garuda Indonesia juga menjajaki kerjasama di bidang program loyalitas pelanggan, teknologi, layanan bandara, serta peningkatan layanan bagi jemaah haji dan umrah Indonesia.
Chief Commercial Officer Saudia, Arved von zur Muehlen, menyatakan kerjasama tersebut merupakan kelanjutan dari kolaborasi yang telah terjalin sebelumnya.
“MoU ini dibangun di atas fondasi kerja sama yang kuat antara Saudia dan Garuda Indonesia serta mencerminkan fokus strategis Saudia dalam membangun kemitraan bernilai tinggi yang memperkuat konektivitas udara. Melalui perjanjian ini, kami bertujuan menawarkan pilihan perjalanan yang lebih fleksibel bagi penumpang antara Indonesia, Australia, dan jaringan Saudia di Timur Tengah, Eropa, serta Afrika,” ujar Arved dikutip dari Himpuh, Ahad (26/7).
Baca Juga: Kabar Baik Jemaah! Maskapai Saudia Sesuaikan Tarif dan Pangkas Biaya Umrah
Sementara itu, Director of Transformation Garuda Indonesia, Neil Raymond Mills. menyebut kerja sama tersebut memiliki nilai strategis yang tidak hanya sebatas memperluas jaringan penerbangan.
“Kolaborasi antara Garuda Indonesia dan Saudia memiliki nilai strategis yang tidak hanya berkaitan dengan perluasan jaringan penerbangan, tetapi juga memperkuat akses Indonesia ke Timur Tengah, Eropa, dan Afrika sebagai salah satu koridor perjalanan terpenting bagi masyarakat Indonesia. Kawasan ini memiliki arti penting, baik untuk perjalanan ibadah, mobilitas masyarakat, konektivitas bisnis, maupun pengembangan kerja sama ekonomi yang lebih luas,” jelasnya.
Kemitraan ini diharapkan semakin memperkuat konektivitas udara Indonesia–Arab Saudi serta memperluas akses ke berbagai destinasi internasional.
(Himpuh)














