Media Berkemajuan

26 Februari 2024, 04:43

Satu-Satunya Kampus di Indonesia, UGM Raih Paritrana Award

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
UGM menjadi satu-satunya kampus yang meraih penghargaan Paritrana Award. [Foto: UGM]

Yogyakarta, mu4.co.id – Universitas Gadjah Mada (UGM) meraih Paritrana Award dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia serta BPJS Ketenagakerjaan. UGM menjadi satu-satunya lembaga pendidikan tinggi di Indonesia yang mendapatkan penghargaan ini.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi terhadap kontribusi UGM dalam mendukung penuh pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan di lingkungan kampus.

“UGM itu menjadi satu-satunya universitas pada tahun lalu berhasil mengcover lebih dari 3.500 tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan mahasiswa KKN untuk ikut jaminan sosial ketenagakerjaan,” ucap Dr. Dinna Prapto Raharja, ketua Tim Penilai Paritrana Award, setelah menyerahkan penghargaan Paritrana Award kepada Rektor Universitas Gadjah Mada, Selasa (6/2), di Gedung Pusat UGM.

Meskipun UGM menjadi satu-satunya perguruan tinggi yang mencakup berbagai kalangan akademika di bidang jaminan sosial ketenagakerjaan, namun menurut Dinna, UGM juga aktif dalam mendaftarkan perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi para pedagang yang berjualan di dalam maupun di sekitar area kampus.

“UGM juga membuat perlindungan buat para pedagang,” kata Dinna.

Dinna menilai bahwa keunggulan jaminan sosial ketenagakerjaan dari UGM tidak hanya meliputi perlindungan terhadap kecelakaan dan kematian, tetapi juga mencakup program hari tua dan pensiun.

Baca Juga: Lima Kali Berturut-turut UGM Raih Predikat Badan Publik Informatif Terbaik Nasional

“Yang dicover bukan hanya dua program tapi empat program,” jelas Dinna.

Dinna berharap bahwa penghargaan yang diterima UGM dapat menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lain di Indonesia untuk memberikan perlindungan ketenagakerjaan kepada semua anggota akademikanya di kampus masing-masing.

Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG (K)., Ph.D., mengucapkan rasa terima kasih atas penghargaan dari Kemenko PMK dan BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan kepada UGM karena usahanya dalam perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi anggota civitas akademika.

“Terima kasih atas penghargaan yang diberikan sehingga makin memotivasi kita untuk memberikan perlindungan terbaik untuk sosial ketenagakerjaan pada warga UGM,” ucapnya.

Rektor berjanji akan terus memberikan prioritas kepada perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dan kesehatan bagi warga kampus. Namun, hal ini juga akan disertai dengan usaha promosi dan layanan pencegahan kesehatan melalui edukasi dan peningkatan literasi.

Baca Juga: 12 Penghargaan Diraih UGM dalam Ajang Anugerah Diktiristek 2023

“Kita tengah melakukan perluasan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh untuk kalangan dosen dan mahasiswa dan menekankan pentingnya upaya pencegahan penyakit,” jelas sang Rektor.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Dr. Arie Sujito, menjelaskan bahwa pemberian perlindungan sosial ketenagakerjaan kepada mahasiswa KKN PPM bertujuan untuk mengantisipasi risiko kerja yang mungkin dihadapi oleh mahasiswa saat melaksanakan program di lapangan.

“Kita menerjunkan mahasiswa KKN hingga empat kali dalam setahun. Kita juga mengajak perguruan tinggi lain juga ikut memberikan perlindungan yang sama pada mahasiswa KKN. Sebagai bentuk kepedulian kita pada jaminan sosial ketenagakerjaan,” ucapnya.

Sumber: Universitas Gadjah Mada

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!