Media Utama Terpercaya

20 Juni 2026, 13:16
Search

Ribuan Liter Air Zamzam Kembali Disita dari Koper Jemaah Haji Indonesia di Bandara Madinah

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Ribuan Liter Air Zamzam Kembali Disita dari Koper Jemaah Haji
Ribuan Liter Air Zamzam Kembali Disita dari Koper Jemaah Haji [Foto: kontan.co.id]

Madinah, mu4.co.id – Ribuan liter air zamzam disita dari koper bagasi jemaah haji Indonesia menjelang kepulangan mereka ke Tanah Air melalui Bandara Madinah, Arab Saudi.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah PPIH Arab Saudi 2026, Khalilurrahman saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang logistik tempat penyimpanan barang-barang sitaan milik jemaah haji, Selasa (16/06/2026).

Khalilurrahman menegaskan seluruh koper jemaah akan melalui proses pemeriksaan menggunakan mesin X-ray sehingga upaya menyelundupkan air zamzam hampir pasti akan terdeteksi.Jika ditemukan air zamzam atau barang terlarang lainnya, koper akan dibuka oleh petugas untuk mengeluarkan barang tersebut sebelum diterbangkan. Meski demikian, proses pembongkaran dilakukan dengan pengawasan ketat agar barang-barang berharga milik jemaah tetap aman.

“Semua koper diperiksa melalui X-ray dan akan terbaca. Jika terdapat barang terlarang, akan langsung terbaca dan petugas akan melakukan pemeriksaan lanjutan,” ujarnya.

Baca juga: Perhatikan! Jemaah Haji Dilarang Membawa Air Zam-zam Dalam Koper Kabin-Bagasi. Ini Alasannya!

Lebih lanjut, Khalilurrahman mengatakan pihaknya telah berulang kali mengimbau jemaah agar tidak membawa air zamzam di dalam koper bagasi maupun kabin pesawat, karena melanggar aturan keselamatan penerbangan.

Ia menegaskan, jika botol air bocor selama penerbangan, cairan yang merembes dapat mengganggu sistem keselamatan dan berpotensi membahayakan penerbangan. Selain air zamzam, petugas juga menemukan sejumlah barang terlarang lainnya seperti power bank, korek api, serta benda-benda yang berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan.

Ia pun kembali mengingatkan bahwa jemaah tidak perlu khawatir kehabisan air zamzam setibanya di Indonesia. Sebab, setiap jemaah akan memperoleh jatah resmi 5 liter air zamzam yang dibagikan di debarkasi setelah tiba di Tanah Air.

Pihaknya berharap jemaah mematuhi aturan yang telah ditetapkan agar proses pemulangan berlangsung lancar, aman, dan tidak menimbulkan keterlambatan akibat pemeriksaan ulang bagasi. Petugas memahami niat baik jemaah yang ingin membawa oleh-oleh, namun menekankan pentingnya aspek keselamatan penerbangan.

“Membawa air zamzam untuk dibagikan sanak saudara itu baik, tetapi harus sesuai koridor atau melalui cara yang resmi. Jika di dalam bagasi kemudian ada kebocoran, maka bisa membahayakan penerbangan,” pungkasnya.
(kompas.tv, kontan.co.id)

[post-views]
Selaras