Media Utama Terpercaya

25 Juli 2026, 14:01
Search

Pertamax Bakal Turun per 1 Agustus? Begini Penjelasan Pemerintah!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Pertamax Bakal Turun per 1 Agustus
Ilustrasi. [Foto: AI, mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menanggapi kemungkinan turunnya harga BBM nonsubsidi seiring melemahnya harga minyak mentah dunia. 

Namun, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Laode Sulaeman menegaskan, pernyataan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya bukan membahas penurunan harga BBM nonsubsidi secara umum, melainkan terkait kebijakan BBM bagi nelayan.

“Oh itu yang kemarin, masalah itu kan yang diumumkan kemarin yang BBM untuk nelayan kan. Itu yang sudah diumumkan sama Menko sama Beliau,” ungkap Laode dikutip dari CNBC, Sabtu (25/7).

Baca Juga: Heboh Motor Suzuki Thunder Disebut Dibatasi Isi BBM, Ini Penjelasan Pertamina!

Saat ditanya mengenai peluang penurunan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax, Laode memastikan hingga kini pemerintah belum membahas kebijakan tersebut.

“Kalau yang seperti Turbo kemudian Dexlite, Dex kan itu sudah mengikuti pola harga yang berlaku. Kalau misalnya crude-nya naik, dia ikut naik yang saya sebutkan ya Turbo, Dex sama Dexlite. Nah kalau yang lain, saya belum bisa sampaikan,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah tengah menyusun formulasi penyesuaian harga BBM nonsubsidi agar tetap seimbang bagi masyarakat dan pelaku usaha. 

Baca Juga: Pertamina Turunkan Harga BBM Nonsubsidi, Berlaku Mulai 21 Juli

Pembahasannya akan dilakukan bersama Pertamina dan badan usaha lainnya, sementara harga BBM subsidi dipastikan tidak akan naik.

“Bahkan ada berpotensi untuk beberapa jenis BBM yang ketika harga dunia akan turun, kita sudah mulai meminta kepada pengusaha badan usaha swasta termasuk Pertamina untuk segera melakukan penyesuaian,” ujar Bahlil.

Sejak Juni 2026, harga minyak mentah dunia terus menurun hingga berada di kisaran US$70 per barel. Kondisi ini dinilai berpotensi memengaruhi harga BBM pada 1 Agustus 2026, yang penentuannya mengacu pada rata-rata harga minyak, Mean of Platts Singapore (MOPS), dan nilai tukar rupiah selama dua bulan sebelumnya.

(CNBC)

[post-views]
Selaras
Populer
Terkini