Media Utama Terpercaya

11 Oktober 2026, 22:46
Search

Perkuat Industri Peternakan, Pemerintah Berencana Bangun Tiga Pabrik Tepung Telur dan Daging

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Pemerintah Berencana Bangun Tiga Pabrik Tepung Telur dan Daging
Ilustrasi. [Foto: AI, mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Pemerintah berencana membangun tiga pabrik tepung telur dan tepung daging untuk memperkuat industri peternakan nasional. 

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut langkah jangka panjang ini diharapkan dapat membangun rantai produksi yang lebih terintegrasi, mulai dari penyediaan pakan, kegiatan peternak, hingga pengolahan dan penyerapan hasil ternak.

“Kami sudah telepon BP BUMN dan Menteri Perdagangan. Kita sepakat membangun ekosistem ternak, terutama pembangunan pabrik pengolahan tepung telur dan tepung daging. Insya Allah, mudah-mudahan tahun depan sudah bisa mulai. Targetnya 1,5 tahun selesai, maksimal dua tahun,” ungkap Amran dikutip dari detik finance, Ahad (11/10).

Amran menegaskan pembangunan pabrik pengolahan menjadi solusi jangka panjang untuk menyerap kelebihan produksi telur dan daging sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasar produk segar. Ia juga menargetkan impor tepung telur dapat dihentikan setelah fasilitas tersebut beroperasi.

Baca Juga: Wamenko Pangan: Pangan Nasional Cukup hingga Desember!

Pembangunan tiga pabrik itu akan diawali studi kelayakan dengan perkiraan investasi sekitar Rp200 miliar per pabrik atau hingga Rp250 miliar jika dilengkapi fasilitas pengolahan daging. Pemerintah juga membuka peluang keterlibatan swasta dalam pembangunannya.

Menurutnya, penguatan industri dari hulu hingga hilir akan memberi kepastian pasar bagi petani jagung, menjamin pasokan pakan bagi peternak, serta menyediakan tempat pengolahan saat produksi telur dan daging ayam melimpah.

Dengan begitu, kelebihan hasil ternak dapat diolah menjadi produk yang lebih tahan lama sehingga peternak tidak hanya bergantung pada penjualan produk segar yang harganya mudah berubah.

“Keuntungannya adalah meningkatkan kesejahteraan peternak, mengurangi kerugian yang sering terjadi pada bulan-bulan tertentu, dan mengurangi belanja devisa untuk impor. Ini keputusan mendasar, kita bangun ekosistem peternakan yang terintegrasi satu sama lain,” tuturnya.

(Detik finance)

[post-views]
Selaras