Banjarmasin, mu4.co.id – Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan berdasarkan perhitungan sementara ketersediaan pangan nasional masih mencukupi kebutuhan hingga Desember 2026.
Hanif mengatakan pemerintah sedang mengidentifikasi kemungkinan terjadinya defisit pasokan. Pergeseran waktu tanam menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan karena dapat memengaruhi waktu panen dan ketersediaan pangan.
“Kalau sampai di hitungan kita, sampai di bulan Desember sepertinya masih memiliki ketersediaan mencukupi untuk kebutuhan kita. Namun demikian, untuk tahun depan karena terjadi pergeseran waktu tanam tentu akan berpengaruh,” ujarnya, dikutip dari Antara, Jumat (09/10/2026).
Selain faktor produksi dalam negeri, kondisi pasar pangan global juga menjadi perhatian. Hanif menyebut sejumlah negara membatasi ekspor pangan demi menjaga kebutuhan domestik masing-masing, sehingga upaya memenuhi kebutuhan melalui pasar internasional juga menghadapi tantangan.
Baca juga: Bulog Siap Salurkan Bansos Beras untuk 33,2 Juta Penerima dan Beras Subsidi Rp12.500 per Kg
Pihaknya pun memperkirakan waktu yang berpotensi mengalami kekurangan. Hasil perhitungan tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan dan pengadaan pangan pada tahun berikutnya.
Di samping itu, Hanif juga menjelaskan, bahwa kementerian dan lembaga terkait saat ini tengah mengalkulasi proyeksi kebutuhan serta ketersediaan pangan nasional, agar pemerintah dapat menentukan kebijakan antisipatif apabila terjadi kekurangan pasokan pada periode tertentu.
“Kalau nanti terdapat peringatan dini yang mengharuskan pengadaan pangan dilakukan dalam skala cepat, tentu akan kita diskusikan lebih detail mengenai langkah dan sistem yang diperlukan,” katanya.
Sementara itu, langkah teknis menjaga ketersediaan pangan tetap dilakukan melalui koordinasi kementerian dan lembaga terkait. Melalui penghitungan proyeksi pasokan, pemantauan kondisi produksi, serta penyusunan langkah antisipasi, pemerintah berupaya menjaga stabilitas ketersediaan pangan nasional agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah berbagai tantangan.












