Banjarmasin, mu4.co.id – Pemadaman listrik bergilir di Kalimantan kembali terjadi setelah sempat relatif stabil. PT PLN (Persero) menyebut gangguan pada sejumlah pembangkit di beberapa wilayah Kalimantan menyebabkan kemampuan pasokan listrik belum optimal. Perwakilan PLN UID Kalselteng, Faharudin Fajar, mengatakan sejumlah pembangkit masih dalam penanganan.
“Pembangkit yang mengalami gangguan di antaranya PLTU Cahaya Fajar Kaltim di Kutai Kartanegara, PLTU Kaltim Prima Coal di Kutai Timur, PLTU Teluk Balikpapan, dan PLTMG Bangkanai,” ungkap Faharudin dikutip dari Pojok Banua, Rabu (16/9).
PLN mengoptimalkan pembangkit yang masih beroperasi dan mempercepat pemulihan sejumlah pembangkit yang ditargetkan kembali beroperasi bertahap pada minggu ketiga hingga keempat September 2026.
Baca Juga: Hoaks, PAM Bandarmasih Bantah Air Payau Dialirkan ke Pelanggan 17 September 2026!
PLN juga mempercepat penambahan daya melalui pembangkit sewa, yakni Pembangkit Batulicin berkapasitas 10 MW, tahap pertama 158 MW, dan tahap kedua 120 MW.
“Seluruh proses pemulihan terus dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keandalan pembangkit,” tuturnya.
Ia menyebut PLN mengerahkan sumber daya yang tersedia untuk mempercepat pemulihan gangguan kelistrikan. Masyarakat juga diimbau menggunakan listrik secara bijak, terutama saat beban puncak agar membantu menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik.
“PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengharapkan pengertian dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung,” ujarnya.
(Pojok Banua)













