Media Utama Terpercaya

17 September 2026, 09:49
Search

Bromo Tutup Total karena Karhutla, Ini Pilihan bagi Wisatawan yang Sudah Booking!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Bromo tutup
Bromo Tutup Total karena Karhutla [Foto: Kompas]

Jakarta, mu4.co.id – Seluruh aktivitas wisata di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur ditutup total mulai Sabtu (12/09/2026), untuk mendukung proses penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas.

Untuk sementara, akses menuju lokasi kebakaran hanya diperbolehkan bagi petugas, mitra, dan relawan yang terlibat dalam penanganan kebakaran. Menurut Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha Bromo ditutup tanpa batas waktu dan akan mempertimbangkan perkembangan kebakaran, proses pemadaman, serta kondisi keamanan kawasan.

Meski demikian, berdasarkan unggahan Instagram BBTN Bromo Tengger Semeru pada Senin (14/09/2026), bagi wisatawan yang sudah membeli tiket kunjungan Bromo untuk periode terdampak 12-18 September 2026 atau sampai kawasan dibuka kembali, bisa melakukan refund dan reschedule.

Baca juga: Karhutla Meluas di Kawasan Bromo, Akses Wisata Ditutup Total! Luas Kebakaran Capai 127 Hektare

Untuk refund, pengunjung dapat mengajukan formulir paling lambat 30 September 2026. Dana akan dikembalikan secara penuh dan ditransfer langsung ke rekening pengunjung dengan proses pengembalian sekitar 14-40 hari kerja setelah data terverifikasi.

Sementara untuk reschedule, penjadwalan ulang tidak dikenakan biaya. Periode kunjungan pengganti yang tersedia adalah 1 Oktober hingga 31 Desember 2026. Data peserta harus sama dengan data pada booking awal sehingga nama anggota tidak dapat diganti dengan orang lain.

Pengajuan dilakukan dengan mengakses link di bio Instagram resmi BB TNBTS, memindai QR code pada pengumuman, atau menggunakan formulir khusus refund-reschedule Bromo. Setelah itu, wisatawan perlu mengisi data sesuai petunjuk dan memastikan nomor booking serta bukti transfer sudah sesuai.

Kemudian pengajuan akan dikonfirmasi melalui WhatsApp atau email. Sementara itu, wisatawan yang sebelumnya mengajukan reschedule untuk periode 15 September-14 Oktober 2026 juga diminta melakukan pengajuan kembali, dengan pilihan reschedule ke periode baru atau refund.

(detik.com)

[post-views]
Selaras