Media Utama Terpercaya

23 Agustus 2026, 22:01
Search

Peduli Lansia, Muhammadiyah Hadirkan Senior Care sebagai Pusat Pemberdayaan

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Muhammadiyah Senior Care
Muhammadiyah Hadirkan Senior Care [Foto: muhammadiyah.or.id]

Bogor, mu4.co.id – Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah akan membangun hunian terpadu Muhammadiyah Senior Care (MSC) untuk merangkul para lansia secara utuh, di atas lahan seluas 1.500 meter persegi di kawasan Layangsari, Bogor Selatan.

Tidak hanya menjadi tempat penitipan lansia, proyek tersebut dirancang sebagai pusat pemberdayaan lansia agar mereka tetap aktif berkarya dan memiliki ruang sosial yang sehat. Ketua MPKS PP Muhammadiyah, Mariman Darto, menegaskan pentingnya penataan kelembagaan serta kesiapan SDM sebelum beroperasi secara resmi.

“Tempatnya sangat bagus dan cocok untuk kita dirikan Muhammadiyah Senior Care. Penguatan kelembagaan diperlukan agar pengelolaan pelayanan sosial memiliki dasar yang jelas,” kata Mariman ketika meninjau langsung kesiapan lokasi yang telah dilengkapi vila, Sabtu (15/08/2026).

Baca juga: Muhammadiyah Luncurkan KucingMu, Perluas Dakwah Lewat Kepedulian terhadap Hewan

Adapun proses pendirian tempat ini diawali dengan pemetaan kondisi sosial warga senior di sekitar Layangsari. Tim pun akan mengelola dan menyusun program pelayanan yang benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Mariman juga menyoroti pentingnya kompetensi serta tingkat kesabaran para pendamping lansia. Karena, mendampingi warga senior membutuhkan ketulusan dan kemampuan mendengar yang baik. “Mengelola lansia itu tidak mudah, harus banyak mendengar. Karena usia lansia betul-betul membutuhkan pendengar yang baik atas gagasan dan ide mereka,” ujarnya.

Selain itu, keterampilan komunikasi juga menjadi fondasi utama dalam menciptakan suasana hunian yang hangat, agar para pendamping dapat memberikan perawatan yang berfokus pada kebahagiaan lansia.

Di samping itu, langkah strategis itu juga menjadi jawaban atas data BPS yang mencatat jumlah lansia Indonesia yang meningkat mencapai 34,07 juta jiwa. Angka tersebut mencakup 11,97 % dari total populasi nasional.

Ketua MPKS PWM DKI Jakarta, Iqbal Rais, menyampaikan program ini pengelolaannya akan memadukan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dengan aktivitas seni, musik, serta diskusi kelompok. “Lansia bukan beban. Kita ingin menguatkan, memproduktifkan, dan mengaktifkan mereka agar menjadi pendukung utama gerakan Persyarikatan,” tegas Iqbal Rais.
(muhammadiyahsemarangkota.org)

[post-views]
Selaras