Media Utama Terpercaya

5 Oktober 2026, 11:13
Search

Papua Bawa Varietas Siam Madu Murakata Kalsel untuk Perkuat Ketahanan Pangan dan Kebudayaan!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Varietas Siam Madu Murakata Kalsel
Papua Bawa Varietas Siam Madu Murakata Kalsel [Foto: kalselprov.go.id]

Banjarmasin, mu4.co.id – Dinas Pertanian Provinsi Papua  melakukan kunjungan kerja ke Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH) Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (02/10/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Papua dalam mengembangkan dan mempelajari tata cara budidaya benih padi Siam Madu Murakata, varietas unggul dari Kalimantan Selatan, agar dapat dikembangkan di daerah Papua. Pengembangan tersebut juga mempertimbangkan keberadaan masyarakat asal Kalimantan Selatan yang menetap dan beraktivitas di Papua.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua, Lunanka V.M.L menyampaikan, pihaknya terus mendorong peningkatan produksi pertanian untuk menjaga ketahanan pangan. Selain itu, pengembangan Siam Madu Murakata juga memiliki dimensi sosial dan budaya.

“Kehadiran varietas tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kerinduan masyarakat asal Kalimantan Selatan yang merantau dan menetap di Papua terhadap komoditas pangan yang memiliki cita rasa khas daerah asal,” katanya, dikutip dari laman kalseprov.go.id.

Dalam kunjungan tersebut, benih Siam Madu Murakata yang dibawa dari Kalimantan Selatan sebanyak 50 kilogram. Benih tersebut diproyeksikan untuk ditanam pada lahan seluas sekitar 2 hektare di Papua sebagai tahap awal pengembangan.

Baca juga: BBTPH Kalsel Kembangkan Inovasi Pembenihan Buah Khas Lokal

Adapun dalam pelaksanaannya, distribusi benih antar pulau tetap mengikuti ketentuan karantina. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan serta Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2023 sebagai aturan pelaksanaannya, benih yang dibawa keluar pulau wajib melalui prosedur pemeriksaan laboratorium sesuai persyaratan yang ditetapkan.

Prosedur tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga mutu genetik dan memastikan benih yang didistribusikan memenuhi ketentuan karantina sebelum dikembangkan di wilayah tujuan.

Sementara itu, Kepala BBTPH Provinsi Kalsel Sigid Sarsanto menjelaskan, pihaknya melalui Seksi Pengembangan Teknologi Produksi dan Distribusi Benih Tanaman Pangan terus melakukan perbanyakan benih sumber varietas unggul lokal Siam Madu Murakata. Varietas tersebut telah memiliki Tanda Daftar Varietas Tanaman dengan Nomor SK 2009/PVL/2023.

“Pengembangan benih tidak hanya diarahkan untuk mempertahankan cita rasa lokal Banjar, tetapi juga memastikan benih memiliki standar mutu yang dapat mendukung produktivitas petani,” kata Sigid.

Menurutnya, benih yang dikembangkan dan disertifikasi diharapkan mampu menjaga kualitas mutu, ketahanan terhadap organisme pengganggu tumbuhan (OPT), toleransi terhadap kondisi lingkungan serta memiliki potensi hasil yang tinggi.

Pengembangan Siam Madu Murakata di Papua itupun menjadi bentuk kolaborasi antarpemerintah daerah dalam memperluas pemanfaatan sumber daya genetik tanaman pangan, sekaligus membuka ruang bagi varietas unggul lokal Kalsel untuk memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat di luar daerah.

[post-views]
Selaras