Media Utama Terpercaya

5 September 2026, 12:14
Search

Monitor Pemantau Kualitas Udara di Banjarmasin Dicuri Saat Asap Karhutla Mulai Pekat

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Layar monitor pemantau kualitas udara di Banjarmasin
Layar monitor pemantau kualitas udara di Banjarmasin. [Foto: Radar Banjarmasin, Kanal Kalimantan]

Banjarmasin, mu4.co.id – Asap karhutla mulai terasa di Banjarmasin. Di tengah kondisi itu, layar monitor pemantau kualitas udara (AQMS) milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin di Jalan Lambung Mangkurat justru dilaporkan hilang dicuri.

Meski begitu, perangkat utama AQMS masih berfungsi dan dapat mengukur kualitas udara. Akses daring juga tersedia agar masyarakat tetap bisa memantau kondisi udara.

“Yang hilang itu layarnya (monitor, red) saja. Alat utamanya masih ada dan tetap bisa mengukur kualitas udara di Banjarmasn,” ungkap Kepala DLH Kota Banjarmasin, Jefry Fransyah, dikutip dari Radar Banjarmasin, Sabtu (5/9).

Baca Juga: Kabut Asap Kalimantan Sampai ke Filipina, Warga Diminta Waspada!

Pembacaan AQMS sempat terganggu selama dua hari dan setelah diperbaiki masih ada satu indikator yang belum terbaca. DLH kini menunggu teknisi dari pusat untuk menyelesaikan perbaikan.

Sementara itu, masyarakat tetap dapat memantau kualitas udara melalui laman https://ispu.kemenlh.go.id/webv5/#/. DLH juga berencana menambah dua alat pemantau udara portabel untuk memperkuat pemantauan di lapangan.

“Kami ada perencanaan pembelian dua alat lagi, tetapi yang portable, yang bisa dipindah,” ucapnya.

Kabut asap sendiri semakin pekat hingga mengganggu aktivitas warga Banjarmasin. Beberapa warga mengaku kini selalu memakai masker saat beraktivitas di luar rumah karena asap membuat mereka merasa sesak.

(Radar Banjarmasin)

[post-views]
Selaras