Jakarta, mu4.co.id – PT PLN (Persero) menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa gangguan pasokan batu bara kalori menengah menjadi salah satu penyebab terganggunya suplai listrik, dan kendala teknis pada dua PLTU besar milik produsen listrik swasta (IPP) yang menjadi mitra perusahaan.
“Pertama-tama kami atas nama PT PLN (Persero) ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya karena Pulau Jawa mengalami pemadaman bergilir. Kami memahami kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dengan adanya peristiwa ini,” ujar Darmawan dikutip dari detik finance, Rabu (24/6).
PLN mendapat dukungan dari Kementerian ESDM untuk mengatasi pasokan batu bara, termasuk percepatan kontrak dengan pemasok yang ditugaskan pemerintah melalui koordinasi Ditjen Minerba agar batu bara kalori menengah cepat tersalurkan ke PLTU.
Baca Juga: Bea Cukai Berhasil Gagalkan Ribuan Pakaian Bekas Impor Ilegal Senilai Rp16,48 Miliar
Pasokan mulai mengalir ke berbagai PLTU di Pulau Jawa, baik milik PLN maupun IPP. Namun, PLN juga menghadapi gangguan teknis pada dua PLTU besar milik IPP yang sempat keluar dari sistem kelistrikan Jawa.
“Dalam kondisi seperti ini kami juga menghadapi tantangan ada kendala teknis di dua pembangkit besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra kami, yaitu ada dua pembangkit independent power producer yang mengalami gangguan teknis dan terpaksa keluar dari sistem kelistrika di Pulau Jawa,” jelasnya.
Darmawan kembali menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan yang menyebabkan pemadaman bergilir di Pulau Jawa. Ia menegaskan tim PLN bekerja nonstop untuk memperbaiki masalah tersebut.
“Untuk itu sekali lagi kami mohon maaf sebesar-besarnya, atas adanya gangguan mengakibatkan pemadaman bergilir di Pulau Jawa. Kami bekerja all out siang dan malam agar semua gangguan ini bisa segera terselesaikan,” tutupnya.
(Detik finance)













