Media Utama Terpercaya

22 Agustus 2026, 13:19
Search

Miliki Rest Area Disertai Galeri Budaya yang Edukatif, TIP KM 99 Raih Rekor MURI

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
MURI TIP KM 99
MURI TIP KM 99. [Foto: Detik News]

Kuala Tanjung , mu4.co.id – PT Hutama Karya melalui anak usahanya, PT Hutama Marga Waskita (Hamawas), menghadirkan Galeri Budaya di Rest Area atau Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) KM 99 Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat (Kutepat). Inovasi tersebut mengantarkan Hamawas meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai TIP jalan tol pertama yang memiliki galeri budaya. 

Plt EVP Sekretaris Hutama Karya, Hamdani, menyebut penghargaan itu menjadi apresiasi atas inovasi perusahaan dalam meningkatkan pelayanan bagi pengguna jalan.

“Kami sangat berterima kasih kepada MURI yang telah memberikan penghargaan ini sehingga Hutama Karya mendapatkan pengakuan atas hasil kinerja selama ini. Kami yakin pencapaian ini terjadi karena adanya sinergi dan kerjasama antar semua pihak,” ucap Hamdani dikutip dari Kompas, Sabtu (22/8).

Baca Juga: Kisah Inspiratif Khoirul Anam, Satpam yang Cetak Rekor MURI Karya Ilmiah Terbanyak

Sementara itu, Direktur Utama Hamawas Dindin Solakhuddin mengatakan Galeri Budaya di TIP KM 99 dibuat agar pengguna tol bisa beristirahat sekaligus mengenal keberagaman dan kekayaan budaya Sumatera Utara.

“Kami ingin Tempat Istirahat dan Pelayanan di KM 99 tidak hanya menjadi ruang bagi pengguna jalan untuk berhenti dan beristirahat, tetapi juga menjadi ruang untuk mengenal, menikmati, dan membawa pulang cerita tentang kekayaan suku dan budaya Sumatera,” ujar Dindin.

Galeri Budaya di TIP KM 99 dibangun Hamawas bersama komunitas, tokoh masyarakat, budayawan, dan pegiat sosial. Konsepnya memadukan perjalanan dengan pengenalan budaya serta kearifan lokal Sumatera Utara.

Baca Juga: UIN Palangka Raya Cetak Rekor MURI Manasik Haji Mahasiswa Terbesar di Indonesia

Pengunjung dapat melihat informasi suku dan budaya, artefak, alat musik tradisional, hingga rumah adat di Galeri Singgah Daya. Ada pula Main Exhibition yang mengangkat cerita rakyat Batu Bara dan zona permainan edukatif interaktif.

Selain menjadi ruang edukasi, galeri ini juga diarahkan untuk mendukung UMKM dan pemberdayaan masyarakat. Konsep tersebut bisa menjadi contoh bagi pengelola tol lain untuk mengangkat potensi budaya daerah masing-masing.

(Kompas)

[post-views]
Selaras