Malang, mu4.co.id – Sejumlah akun media sosial mengeklaim Ketua DPRD Kota Malang menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG), bahkan menyebut Malang sebagai daerah pertama yang akan menghentikan program tersebut. Informasi yang ramai dibagikan pada Senin (7/9) itu ternyata merujuk pada aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung pada 15 Juni 2026.
Pernyataan Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita saat aksi tersebut juga telah diklarifikasi dua hari kemudian setelah aksi Juni lalu. Ia menegaskan MBG merupakan program pemerintah pusat, sehingga DPRD Kota Malang tidak berwenang memutuskan kelanjutan atau penghentiannya.
Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan MBG saat ini tetap berjalan di Kota Malang dan menyebut informasi mengenai penghentian program tersebut merupakan berita lama yang kembali beredar di media sosial.
Baca Juga: BGN Buka 3 PO Box Aduan, Pengawasan Program MBG Diperkuat
“Enggak ada (pemberhentian program MBG di Kota Malang), itu berita lama,” klarifikasi Wahyu, dikutip dari Kompas, Rabu (9/9).
Wahyu mengatakan pelaksanaan MBG di Kota Malang sejauh ini berjalan aman dan lancar. Ia menilai Malang menjadi salah satu daerah dengan pelaksanaan program yang baik. Menurutnya, tidak ada kejadian besar yang dapat menjadi alasan untuk menghentikan MBG.
Meski tetap berjalan, Pemko Malang terus mengevaluasi pelaksanaan MBG untuk memastikan program tersebut sesuai SOP. Evaluasi dilakukan oleh Satgas MBG yang dipimpin Sekda Kota Malang.
(Kompas, informasi.com)













