Banjarmasin, mu4.co.id – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMBJM) menggelar Pelatihan Penerapan Al Islam Kemuhammadiyahan dalam Keperawatan Paliatif, di Masjid Al Jihad Banjarmasin pada Sabtu (18/7).
Keperawatan paliatif sendiri merupakan pendekatan perawatan yang menyeluruh untuk membantu mengurangi penderitaan fisik, psikososial, dan spiritual pasien. Layanan ini berfokus pada peningkatan kualitas hidup pasien beserta keluarganya yang menghadapi penyakit serius atau mengancam jiwa, tanpa dibatasi oleh usia maupun stadium penyakit.
Kegiatan ini diikuti oleh 124 mahasiswa Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan (FKIK) program studi S1 Keperawatan semester 6 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin.
Baca Juga: Akselerasi Pendirian Fakultas Kedokteran, UMBJM Lakukan Studi Tiru ke UMP dan UM Gombong
Sejauh ini, mahasiswa lebih banyak memperoleh materi keperawatan secara teori. Karena itu, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMBJM menggelar pelatihan praktik agar mahasiswa mampu menerapkan asuhan keperawatan paliatif.
Wakil Dekan III FKIK UMBJM, Zaiyidah Fathony, S.Si.T., M.Keb, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa pelatihan bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan memberikan asuhan keperawatan paliatif yang tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan sunnah.
“Kegiatan pada hari ini adalah keperawatan paliatif, karena kita berfokus pada penerapan keislaman dalam setiap asuhan, tujuannya mengurangi penderitaan pasien mulai dari penderitaan fisik, psikososial, dan spiritual,” ujarnya.
Ia berharap pelatihan ini dapat menjadi program rutin FKIK UMBJM, sehingga seluruh mahasiswa dan dosen diwajibkan mengikutinya untuk memperoleh sertifikat kompetensi.
Menurutnya, sertifikat dan pengalaman dari pelatihan tersebut dapat menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja maupun mengabdi di tengah masyarakat. Ia juga berpesan agar seluruh peserta terus mengasah dan menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan.
Selama pelatihan, mahasiswa dibekali berbagai materi mengenai keperawatan spiritual berbasis nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan oleh Habib Sholeh, M.Pd dan Ustaz H. Mairijani, M.Ag.
Materi tersebut meliputi konsep spiritual care, peran perawat dalam memberikan pendampingan spiritual, hingga komunikasi yang efektif kepada pasien sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Selain itu, peserta juga mengikuti praktik pendampingan ibadah bagi pasien sakit seperti tata cara tayamum, salat bagi orang sakit, doa, dan zikir. Pelatihan turut membahas pendampingan spiritual menjelang ajal melalui komunikasi terapeutik, pendampingan keluarga, doa, zikir, dan talqin sesuai syariat.
Sebagai bekal dalam pelayanan kesehatan, peserta juga mendapatkan praktik pemulasaraan jenazah muslim, mulai dari pengenalan tahapan penanganan jenazah, memandikan dan mengafani oleh petugas pemulasaraan jenazah profesional dari Masjid Al Jihad Banjarmasin, hingga praktik salat jenazah.














