Media Utama Terpercaya

4 November 2026, 23:48
Search

Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia Meningkat, Hunian Hotel Bintang Tembus 51,78 Persen

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Kunjungan wisatawan
Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia Meningkat [Foto: Ilustrasi mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 1,43 juta kunjungan pada September 2026 atau meningkat 2,31% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year).

Berdasarkan negara asal dan paspor yang digunakan, Wisatawan asal Malaysia mendominasi kunjungan wisman ke Indonesia, dengan 239,22 ribu kunjungan atau 16,76% dari total kunjungan. Posisi kedua dipegang oleh wisatawan Australia yang tercatat sebanyak 177,35 ribu kunjungan (12,43%), disusul China sebanyak 153,57 ribu kunjungan (10,76%), serta Singapura sebanyak 134,36 ribu kunjungan (9,42%).

Sejalan dengan itu, jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) juga mengalami peningkatan mencapai 96,69 juta perjalanan pada September 2026, tumbuh 2,47 % secara tahunan. Di samping itu, perjalanan wisatawan nasional (wisnas) justru mengalami penurunan. Jumlah perjalanan wisnas pada September 2026 tercatat sebanyak 600,61 ribu perjalanan, turun 13,69% dibandingkan dengan September 2025.

Baca juga: Arab Saudi Puncaki Daftar Negara dengan Lonjakan Wisatawan Asing Terbesar. Bagaimana dengan Indonesia?

Sementara itu dari sisi akomodasi, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel bintang pada September 2026 mencapai 51,78% atau meningkat 1,62% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, meskipun turun 0,74% dibandingkan Agustus 2026.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan, penurunan tingkat hunian hotel secara bulanan dipengaruhi oleh berakhirnya sejumlah periode libur pada Agustus 2026, termasuk libur sekolah dan peringatan HUT Kemerdekaan RI. “Penurunan TPK secara bulanan sejalan dengan berakhirnya puncak liburan sekolah dan libur HUT Kemerdekaan Indonesia pada bulan Agustus,” ujar Ateng, Senin (02/11/2026).

Selain faktor musiman, kondisi tingkat hunian hotel pada September juga dipengaruhi oleh sejumlah kendala, di antaranya adalah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta aktivitas erupsi gunung berapi.

Sementara itu, TPK hotel nonbintang dan akomodasi lainnya tercatat sebesar 25,57%. Capaian ini naik 0,19% secara tahunan, tetapi turun 1,14% dibandingkan bulan sebelumnya. Adapun rata-rata lama menginap tamu di hotel bintang pada September 2026 mencapai 1,67 malam. Durasi tersebut meningkat 0,02 malam dibandingkan dengan September 2025.
(idxchannel.com)

[post-views]
Selaras