Media Utama Terpercaya

12 September 2026, 09:55
Search

Konflik AS dan Iran Kembali Memanas, Tingkatkan Kekhawatiran Pasokan Minyak Dunia!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Selat Hormuz
Konflik AS dan Iran Kembali Memanas [Foto: Ilustrasi mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Garda Revolusi Iran (IRGC) menembakkan rudal balistik ke pangkalan yang digunakan oleh militer Amerika Serikat dan menyerang 10 kapal yang mencoba melintasi area yang mereka sebut “terlarang dan tidak aman” di Selat Hormuz, Rabu (09/09/2026).

Serangan yang telah berlangsung selama 6 bulan tersebut diketahui merupakan balasan langsung setelah AS menghancurkan 5 kapal tanker minyak Iran pada hari Selasa.

Komando Pusat militer AS merilis video serangan tersebut yang disebut sebagai respons keras atas tindakan IRGC yang menargetkan kapal perang Angkatan Laut AS sebanyak dua kali menggunakan rudal balistik selama dua hari sebelumnya. Pihaknya memastikan tidak ada warganya yang terluka dalam insiden di perairan tersebut.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Tembus US$101/Barel, Bagaimana Nasib Harga BBM?

Konflik itupun meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak dunia. Sebab, selat yang menjadi saluran energi vital global tersebut sebagian besar telah tersumbat oleh eskalasi serangan mematikan Iran.

Dilaporkan pada Kamis (10/09/2026), harga minyak mentah Brent kembali bertahan di atas USD100 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di sekitar USD95,58 per barel.

Meski adanya tekanan terhadap pasar minyak juga belum menunjukkan tanda perang akan segera berakhir. Presiden AS Donald Trump mengatakan perang dengan Iran akan berakhir setelah pemilihan umum sela AS pada November.

Namun, laporan Wall Street Journal menyebut sejumlah penasihat utama Trump memperingatkan konflik dapat berlangsung jauh lebih lama. Ketidakpastian tersebut membuat pasar minyak tetap sensitif terhadap setiap perkembangan konflik.

Selain Selat Hormuz, serangan kelompok Houthi yang didukung Iran terhadap infrastruktur energi Arab Saudi juga turut meningkatkan kekhawatiran mengenai potensi gangguan pasokan dari jalur lain.
(cnbcindonesia.com)

[post-views]
Selaras