Media Utama Terpercaya

16 Mei 2026, 20:54
Search

Kemendiktisaintek Ubah Nama Teknik Jadi Rekayasa pada Program Studi. Berikut Daftarnya!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Kemendiktisaintek Ubah Nama Teknik Jadi Rekayasa pada Program Studi
Ilustrasi. [Foto: AI, mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia mengubah istilah program studi Teknik di perguruan tinggi menjadi Rekayasa.

Perubahan ini merujuk pada Keputusan Dirjen Pendidikan Tinggi Nomor 96/B/KPT/2025 yang mengatur penamaan program studi jenjang sarjana hingga profesi dan spesialis.

“Perguruan tinggi negeri badan hukum dapat menggunakan nama program studi yang sepadan dengan nama program studi dalam Keputusan Direktur Jenderal ini dan melaporkan kepada Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi,” tulis surat keputusan tersebut, dikutip dari detik edu pada Sabtu (16/5).

Meski istilah program studi teknik kini diubah menjadi rekayasa, perguruan tinggi masih diperbolehkan menggunakan nama “teknik” pada prodinya.

Baca Juga: Kemendiktisaintek Wacanakan Penutupan Prodi Tak Relevan dengan Industri, Ini Daftarnya!

Sejumlah kampus seperti Institut Teknologi Bandung dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember pun masih mempertahankan istilah teknik untuk prodi lama, sementara istilah rekayasa lebih banyak digunakan pada program studi baru.

Berikut beberapa nama prodi terbaru untuk prodi teknik, antara lain:

  1. Rekayasa Berkelanjutan (Sustainability Engineering)
  2. Rekayasa Bioenergi dan Kemurgi (Bioenergy Engineering and Chemurgy)
  3. Rekayasa Biomedis (Biomedical Engineering)
  4. Rekayasa Biosistem (Biosystem Engineering)
  5. Rekayasa Pertanian dan Biosistem (Agricultural and Biosystem Engineering)
  6. Rekayasa Pertanian (Agricultural Engineering)
  7. Rekayasa Dirgantara (Aerospace Engineering)
  8. Rekayasa Aeronautika (Aeronautics Engineering)
  9. Rekayasa Elektro (Electrical Engineering)
  10. Rekayasa Energi Terbarukan (Renewable Energy Engineering)
  11. Rekayasa Energi Panas Bumi (Geothermal Energy Engineering)
  12. Rekayasa Tenaga Listrik (Electrical Power Engineering)
  13. Rekayasa Sistem Energi (Energy System Engineering)
  14. Rekayasa Fisika (Physics Engineering)
  15. Rekayasa Geodesi (Geodetic Engineering)
  16. Rekayasa Geofisika (Geophysical Engineering)
  17. Rekayasa Geologi (Geological Engineering)
  18. Rekayasa Geomatika (Geomatics Engineering)
  19. Rekayasa Pengindraan Jauh (Remote Sensing Engineering)
  20. Rekayasa Industri (Industrial Engineering)
  21. Manajemen Rekayasa (Engineering Management)
  22. Rekayasa Logistik (Logistic Engineering)
  23. Rekayasa Industri dan Manajemen (Industrial Engineering and Management)
  24. Rekayasa Industri Pertanian (Agro-industrial Engineering)
  25. Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol (Instrumentation and Control Engineering)
  26. Rekayasa Instrumentasi dan Automasi (Instrumentation and Automation Engineering)
  27. Rekayasa Kelautan (Ocean Engineering)
  28. Rekayasa Perkapalan (Naval Architecture Engineering)
  29. Rekayasa Sistem Perkapalan (Marine Engineering)
  30. Rekayasa Transportasi Laut (Marine Transport Engineering)
  31. Rekayasa Keselamatan (Safety Engineering)
  32. Rekayasa Keselamatan Kebakaran (Fire Safety Engineering)
  33. Rekayasa Kimia (Chemical Engineering)
  34. Rekayasa Bioproses (Bioprocess Engineering)
  35. Rekayasa Komputer (Computer Engineering)
  36. Rekayasa Kosmetik (Cosmetics Engineering)
  37. Rekayasa Lingkungan (Environmental Engineering)
  38. Rekayasa Material (Materials Engineering)
  39. Rekayasa Metalurgi (Metallurgical Engineering)
  40. Rekayasa Material dan Metalurgi (Metallurgical and Materials Engineering)
  41. Rekayasa Mesin (Mechanical Engineering)
  42. Rekayasa Manufaktur (Manufacturing Engineering)
  43. Rekayasa Mekatronika (Mechatronics Engineering)
  44. Rekayasa Nuklir (Nuclear Engineering)
  45. Rekayasa Perminyakan (Petroleum Engineering)
  46. Rekayasa Minyak dan Gas (Oil and Gas Engineering)
  47. Rekayasa Pertambangan (Mining Engineering)
  48. Rekayasa Perumahsakitan (Hospital Engineering)
  49. Rekayasa Sipil (Civil Engineering)
  50. Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan (Infrastructure and Environmental Engineering)
  51. Rekayasa Transportasi (Transportation Engineering)
  52. Rekayasa Sumber Daya Air (Pengairan) (Water Resources Engineering)
  53. Rekayasa Perkeretaapian (Railway Engineering)
  54. Rekayasa Telekomunikasi (Telecommunications Engineering)
  55. Rekayasa Hayati (Bioengineering)
  56. Rekayasa Tekstil (Textile Engineering)
  57. Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan (Robotics Engineering and Artificial Intelligence)

(Detik edu)

[post-views]
Selaras