Mekkah, mu4.co.id – Hotel Al Hidayah, di Kawasan Aziziyah, Mekkah, Arab Saudi, yang merupakan tempat menginap jemaah haji asal Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Banjarmasin mengalami kebakaran, Kamis (04/06/2026) malam waktu setempat.
Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah, Ihsan Faisal mengatakan, jemaah melihat kepulan asap dari salah satu ruangan yang berada di depan Tower 7, yang diduga terjadi akibat ledakan baterai skuter overheat hingga meledak. Ledakan itu memicu kebakaran yang membakar sejumlah barang di dalam ruangan tersebut.
“Berdasarkan informasi dari petugas sektor 10, karyawan hotel sedang men-charge baterai skuter,” kata Ihsan, Jumat (05/06/2026).
Baca juga: Atasi Kepadatan Mina, Arab Saudi Kaji Tanazul untuk 50 Persen Jemaah Haji RI Tahun 2027
Melihat kondisi tersebut, petugas langsung berusaha memadamkan sembari menghubungi pemadam kebakaran. Sebanyak 3 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. “Karena posisi ruangan yang terbakar berada di depan tower dan akses jalannya sangat lancar, proses pemadaman bisa dilakukan dengan cepat,” lanjut Ihsan.
Meski demikian, dirinya menegaskan bahwa kebakaran tidak berada di area dalam hotel, namun asap menyebar ke sejumlah tower di sekitarnya, sehingga jemaah haji sempat dievakuasi. Mereka menyelamatkan diri menggunakan tangga darurat hotel karena lift dimatikan.
“Sebetulnya tidak sampai ke kamar-kamar jemaah atau gedung tower. Memang asapnya menyebar, sehingga jemaah yang berada di Tower 6, 7, dan 8 dievakuasi untuk sementara waktu. Alhamdulillah seluruh Jemaah tidak mengalami apa-apa. Saat lift dimatikan, mereka langsung mengikuti arahan petugas dan menggunakan tangga darurat sehingga proses evakuasi berjalan lancar,” jelasnya.
Setelah kondisi dinyatakan aman para jemaah kemudian diperbolehkan kembali ke kamarnya masing-masing. “Kami mengimbau jemaah berhati-hati menggunakan alat-alat listrik seperti pemanas air, penanak nasi, charger, kipas angin, maupun perangkat lainnya. Kalau sudah tidak digunakan, sebaiknya segera dicabut dari sumber listrik,” pungkas Ihsan.
(wartabanjar.com)















