Media Utama Terpercaya

9 September 2026, 21:56
Search

Kabut Asap Lintas Batas, Upin & Ipin Turut Bersuara!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Upin & Ipin
Upin & Ipin Turut Bersuara soal Kabut Asap [Foto: akun Instagram resmi @upinipinofficial]

Jakarta, mu4.co.id – Akun resmi Upin & Ipin ikut “buka suara” mengenai bencana kabut asap (jerebu) yang tengah melanda kawasan Asia Tenggara, termasuk Malaysia.

Melalui unggahan di akun Instagram resmi @upinipinofficial, pihak rumah produksi Les’ Copaque Production membagikan poster edukatif dan membagikan ulang cuplikan video untuk mengimbau masyarakat serumpun agar menjaga kesehatan di tengah memburuknya kualitas udara.

Dalam poster edukasi yang diunggah, menampilkan si kembar Upin dan Ipin mengenakan masker medis, yang memuat panduan praktis bertajuk “Cara Lindungi Diri dari Jerebu” dengan membagikan 5 langkah utama untuk melindungi diri dari bahaya polusi asap, meliputi imbauan untuk menghindari paparan sinar matahari secara langsung, rutin mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, selalu mengenakan masker saat beraktivitas, serta menjaga kebersihan diri.

“Mari amalkan langkah mudah untuk kekal sihat dan selamat semasa jerebu,” tulis akun resmi Upin & Ipin dalam unggahannya, Selasa (08/09/2026).

Baca juga: Kabut Asap Indonesia Meluas, Malaysia dan Brunei Bawa Isu ke ASEAN

Selain mengunggah poster, tim produksi juga membagikan sejumlah cuplikan video menjelaskan dengan bahasa yang sederhana bahwa jerebu dipicu oleh pembakaran terbuka, pembakaran hutan, sampah, dan polusi kendaraan.

Unggahan itupun mendadak ramai dibahas warganet dan viral karena bertepatan dengan fenomena transboundary haze (kabut asap lintas batas) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Unggahan tersebut langsung diserbu oleh warganet, terutama dari Indonesia. Banyak netizen yang berkomentar dengan nada jenaka maupun penuh simpati karena merasa “tersindir” secara halus, mengingat wilayah Malaysia dan sekitarnya sedang ikut terdampak oleh sebaran asap karhutla dari pulau Kalimantan dan Sumatra.

Meski begitu, respons publik sangat positif karena tayangan ini dinilai menjadi jembatan edukasi lingkungan yang sangat baik bagi anak-anak.

[post-views]
Selaras