Media Utama Terpercaya

23 Agustus 2026, 21:58
Search

Kabar dr Melinda Kewalahan Viral, Muhammadiyah Langsung Kirim Tim Kesehatan

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Muhammadiyah Kirim Tim Kesehatan Bantu dr Melindal
Muhammadiyah Kirim Tim Kesehatan Bantu dr Melinda [Foto: muhammadiyah.or.id]

Manggarai Timur, mu4.co.id – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bersama jejaring layanan kesehatan Muhammadiyah mengirimkan satu dokter dan dua perawat ke Puskesmas Dampek untuk membantu dr Melinda yang menangani pasien pascagempa di Puskesmas Dampek, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebelumnya, dr Melinda meminta bantuan karena kewalahan menangani banyaknya pasien dan beredar di media sosial. Tim Muhammadiyah pun mendapatkan informasi pada malam hari ketika berada di wilayah Pota, yang beredar di grup Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang menyebutkan bahwa dr Melinda harus menangani banyak pasien dengan keterbatasan tenaga kesehatan.

Bersama Klinik Muhammadiyah Ende, MDMC Ende, dan Klinik Muhammadiyah Maumere, tim berangkat menuju Mbay pada Sabtu (15/08/2026). Mereka melakukan penyisiran terhadap warga yang berada di wilayah perbukitan menyusul adanya informasi potensi tsunami.

“Setelah ada berita di grup IDI bahwa dr Melinda menangani sendiri dengan begitu banyak pasien, keesokan paginya kami bergeser ke Dampek untuk membantu dr Melinda dengan satu dokter dan dua perawat,” kata salah satu dokter yang diterjunkan, dr Baim, Selasa (18/08/2026).

Baca juga: Muhammadiyah Kalimantan Barat Respons Cepat Karhutla di Sejumlah Wilayah Kubu Raya

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan bahwa tim Muhammadiyah sebenarnya telah bergerak sejak hari pertama setelah gempa. “Kemudian besoknya kami melanjutkan ke Riung, Kabupaten Ngada. Kami membuat pos pelayanan Muhammadiyah di Mbay, kemudian melanjutkan ke Riung dan berkoordinasi dengan PDM dan PDA Kabupaten Ngada untuk membuat pos pelayanan di sana,” tambahnya.

Hingga Selasa, tim kesehatan Muhammadiyah masih mendampingi pelayanan kesehatan di Puskesmas Dampek. Selain membantu menangani pasien di puskesmas, tim melakukan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Diketahui, sebanyak 3 pasien dengan kondisi fraktur atau patah tulang telah dievakuasi dan dirujuk ke RSUD Borong. Kehadiran tim kesehatan tersebut menjadi bagian dari respons kemanusiaan MDMC bersama jejaring layanan kesehatan Muhammadiyah bagi masyarakat terdampak gempa di Flores.

Tim akan terus berkoordinasi dengan tenaga kesehatan dan pihak terkait untuk menyesuaikan bantuan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
(kompas.com)

[post-views]
Selaras