Media Utama Terpercaya

18 Juli 2026, 15:22
Search

Istana Kepresidenan Yogyakarta Buka Kunjungan Gratis untuk Umum, Simak Cara Masuknya!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Istana Kepresidenan Yogyakarta
Istana Kepresidenan Yogyakarta. [Foto: Kompas]

Yogyakarta, mu4.co.id – Istana Kepresidenan Yogyakarta (Gedung Agung) resmi membuka kunjungan gratis bagi masyarakat melalui program ISTURA atau Istana untuk Rakyat. Program ini memungkinkan pengunjung mengenal sejarah bangsa, menikmati koleksi seni, dan melihat langsung salah satu simbol kedaulatan negara. 

Baca Juga: Cocok Buat Gen Z, Kemenbud Hadirkan Konsep Berburu Stempel Museum!

Meski dibuka secara umum, masyarakat tetap harus memenuhi sejumlah persyaratan dan melakukan pendaftaran terlebih dahulu untuk mengikuti kunjungan ke Istana Kepresidenan Yogyakarta, sebagai berikut:

  1. Buka situs resmi www.isturaiky.page.
  2. Cek ketersediaan jadwal kunjungan pada hari Senin hingga Kamis.
  3. Pilih jam kunjungan yang masih tersedia, yaitu pukul 08.00, 09.00, 10.00, 11.00, 13.00, atau 14.00 WIB.
  4. Siapkan surat permohonan yang memuat:
    • Kop surat resmi instansi atau organisasi.
    • Perihal dan tujuan permohonan kunjungan.
    • Periode kunjungan.
    • Jumlah peserta.
    • Nama koordinator.
    • Nomor Induk Kependudukan (NIK).
    • Nomor telepon/WhatsApp.
    • Tanda tangan kepala instansi atau penanggung jawab.
  5. Pilih menu “Mulai Booking” dan isi data diri berupa nama lengkap, nomor WhatsApp, serta NIK.
  6. Unggah dokumen yang dipersyaratkan.
  7. Admin akan melakukan verifikasi sesuai kuota kunjungan yang tersedia.
  8. Hasil persetujuan akan dikirim melalui WhatsApp dalam waktu sekitar 1–3 hari kerja.

Seluruh proses pendaftaran hingga pelaksanaan kunjungan ISTURA tidak dipungut biaya atau sepenuhnya gratis.

Dilansir dari Kompas pada Sabtu (18/7), Gedung Agung sendiri merupakan bangunan bersejarah di Yogyakarta yang berdiri sejak 1824 dan semula digunakan sebagai kantor Residen Belanda. 

Baca Juga: RTH Eks Gedung KONI Palangka Raya Kini Dilengkapi Museum Budaya Gratis untuk Masyarakat. Berikut Jadwal Operasionalnya!

Hingga kini, bangunan bergaya klasik Eropa tersebut tetap mempertahankan nilai historisnya, termasuk melalui keberadaan Museum Istana Kepresidenan Yogyakarta di dalam kompleks istana.

Di museum ini, pengunjung dapat menyaksikan beragam koleksi seni dan benda bersejarah, termasuk lukisan karya maestro Indonesia seperti Raden SalehAffandiBasoeki Abdullah, dan Dullah, serta koleksi patung perunggu, keramik antik, dan artefak bersejarah lainnya.

Selama tur, pengunjung akan didampingi pemandu resmi yang menjelaskan sejarah Gedung Agung dan koleksi museumnya. 

Pengunjung juga diperbolehkan berfoto di area tertentu tanpa menggunakan lampu kilat (flash) serta diwajibkan menjaga koleksi dengan tidak menyentuh lukisan, patung, keramik antik, maupun etalase museum.

(Kompas)

[post-views]
Selaras