Jakarta, mu4.co.id – Anggota Komisi VI DPR RI Doni Akbar menilai PT Pos Indonesia perlu mempercepat transformasi digital dengan memperkuat layanan logistik dan marketplace serta mengintegrasikan jaringan dan aset nasional agar lebih efisien.
Menurutnya, PT Pos harus mampu mengubah keunggulan jaringan fisik yang dimiliki menjadi ekosistem logistik digital yang kompetitif. Ia menyebut transformasi tersebut harus diwujudkan melalui tata kelola yang efektif sehingga mampu menekan biaya logistik nasional dan bersaing dengan perusahaan logistik swasta.
“Efektivitas PT Pos Indonesia dapat diukur dari dua indikator utama, seberapa cepat ia mampu mengonsolidasi layanannya untuk masyarakat, dan seberapa tangguh ia berdiri sebagai korporasi mandiri di tengah pasar yang tidak mengenal belas kasihan pada BUMN yang lambat bertransformasi,” ungkap Doni Akbar dikutip dari detik finance, Ahad (28/6).
Doni Akbar menilai PT Pos Indonesia perlu memfokuskan bisnis pada sektor logistik dengan memperkuat kapasitas operasional, digitalisasi, modernisasi infrastruktur, serta memperluas kemitraan dengan swasta dan sinergi antar-BUMN.
Menurutnya, jaringan PT Pos yang menjangkau seluruh Indonesia merupakan aset strategis untuk mendukung layanan publik, pemerataan pembangunan, dan konektivitas nasional.
Namun, ia mengingatkan penugasan dari pemerintah tidak boleh menjadi beban yang menghambat daya saing perusahaan.
(Detik finance)













