Media Utama Terpercaya

29 September 2026, 00:25
Search

Dengarkan Aspirasi Jemaah, Takmir Masjid Al Jihad Banjarmasin Gelar Forum Diskusi dan Evaluasi Pelayanan

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Forum Diskusi Jemaah
Takmir Masjid Al Jihad Banjarmasin Gelar Forum Diskusi dan Evaluasi Pelayanan [Foto: mu4.co.id]

Banjarmasin, mu4.co.id – Takmir Masjid Al Jihad Banjarmasin menggelar forum diskusi jemaah perdana pada Senin (28/9/2026) atau 18 Rabiul Awal 1448 H. Bertempat di ruang induk Masjid Al Jihad, kegiatan ini terbagi dalam dua sesi, yakni usai salat Maghrib dan dilanjutkan setelah salat Isya.

Forum ini menjadi sarana bagi jemaah untuk menyampaikan gagasan, saran, serta kritik secara langsung kepada pengurus demi kemakmuran masjid. Dipandu oleh moderator Gusti Boy, acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Takmir Masjid Al Jihad H. Taufik Hidayat, Ketua PCM Banjarmasin 4 Gt. Ridwan Syofyani, beserta jajaran pengurus masjid.

Pertemuan diawali dengan paparan dari H. Taufik Hidayat mengenai perkembangan dan pencapaian Masjid Al Jihad. Di antaranya, pembangunan 15 toilet baru berstandar hotel berbintang serta penganugerahan Masjid Al Jihad sebagai Masjid Percontohan Nasional oleh LPCRPM PP Muhammadiyah pada 2024 lalu di Palembang.

Selain itu, Masjid Al Jihad sukses menjadi tuan rumah ajang nasional CRM Award pada 13–16 November 2025 yang dihadiri peserta dan penggembira dari seluruh Indonesia. Masjid ini juga dipercaya sebagai motor penggerak pengembangan cabang, ranting, dan masjid di wilayah regional Kalimantan.

Baca juga: Dinobatkan Sebagai Masjid Unggulan Percontohan Nasional, Ini yang Akan Dilakukan Masjid Al Jihad Banjarmasin!

Ke depan, Takmir Masjid Al Jihad bekerja sama dengan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin tengah menyiapkan penyusunan desain pembangunan Rumah Wakaf di samping masjid. Bangunan berlantai 3 hingga 5 ini rencananya difungsikan untuk berbagai sarana prasarana, seperti kantor, penginapan, ruang pertemuan, dan fasilitas pendukung lainnya.

Pada sesi penyampaian aspirasi, sejumlah jemaah aktif memberikan masukan dan pertanyaan. Salah seorang jemaah bernama Nasrudin menyarankan agar materi kajian rutin—khususnya Kajian Kesehatan setiap Sabtu Subuh—dapat dibagikan kepada jemaah. Ia juga meminta peningkatan kapasitas jaringan Wi-Fi gratis serta penataan antrean buka puasa agar lebih teratur.

Sementara itu jemaah lainnya mengapresiasi forum ini dan berharap dapat dilaksanakan secara rutin. Ia juga mengutip ceramah salah seorang ustaz yang memberikan kajian saat ajang CRM Award November 2025 lalu yang mengatakan jangan menjadi jemaah yang jarang berinfaq tetapi kemauan dan permintaannya banyak. Ia berharap agar sebaiknya jemaah bukan hanya bisa menuntut pelayanan yang bagus dari takmir masjid, melainkan juga berkontribusi dan mendukung program masjid.

Terkait kegiatan buka puasa bersama, ia mengimbau jemaah merapikan peralatan makan masing-masing setelah digunakan untuk membantu petugas kebersihan.

Selain itu, jemaah bernama Affan menanyakan prosedur penyaluran konsumsi atau kue dari donatur luar untuk acara buka puasa, apakah wajib melalui dapur resmi Al Jihad atau ada mekanisme lain.

Baca juga: Dukung Pengembangan Masjid Percontohan Nasional, FT ULM Terjunkan Tim Ahli untuk Masjid Al Jihad Banjarmasin

Perwakilan jemaah perempuan (akhwat) turut mengusulkan agar Masjid Al Jihad menyediakan petugas keamanan khusus wanita untuk menjaga ketertiban di area jemaah perempuan.

Forum diskusi ini sempat jeda sesaat untuk melaksanakan salat isya kemudian dilanjutkan kembali. Seorang jemaah bernama Firmansyah mengaku terkesan dengan kenyamanan dan ketertiban ibadah di Masjid Al Jihad, mulai dari gerakan salatnya tertib, shafnya teratur dan rapi, adab-adab beribadah dijalankan, gerakan imam dan makmum juga tidak dulu-duluan. Sehingga terasa khusyuk beribadah di Masjid Al Jihad.

Ia juga menanyakan apakah takmir akan mengoordinasi pendaftaran dan keberangkatan jemaah ke Muktamar Muhammadiyah 2027 di Medan, sebagaimana seperti pada Muktamar Solo 2022 lalu.

Suasana haru sekaligus menyentuh perasaan mewarnai forum ini ketika seorang jemaah membagikan pengalaman pribadinya. Setelah sempat mengalami stroke, tidak ada yang mau merawat dan tidak memiliki tempat tinggal, ia merasa bersyukur Masjid Al Jihad buka 24 jam, sehingga ia bisa tidur di masjid ini. Selain mendapat tempat bernaung yang aman, ia memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan dan obat gratis dari klinik masjid, toilet (MCK) bersih, serta bisa ikut makan gratis, hingga berat badan naik ujarnya. Sehingga ia merasakan betul kebermanfaatan dari Masjid Al Jihad ini.

“Masjid Al Jihad ini dinobatkan sebagai Masjid Percontohan Nasional. Nah, ulun (saya) inilah jemaah percontohan yang terjamin hidupnya di masjid ini,” ujarnya sambil tertawa.

Forum diskusi jemaah Masjid Al Jihad Banjarmasin [Foto: mu4.co.id]
[post-views]
Selaras