Media Utama Terpercaya

29 April 2026, 08:06
Search

Dari Tambang ke Museum! Kunjungan Tim Gemologi Prancis Buka Peluang Kolaborasi Riset Intan Kalsel

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Tim peneliti gemologi dari Prancis kunjungi Museum Lambung Mangkurat
Tim peneliti gemologi dari Prancis kunjungi Museum Lambung Mangkurat. [Foto: Media Center Provinsi Kalimantan Selatan]

Banjarbaru, mu4.co.id – Tim peneliti gemologi dari Prancis memperluas cakupan riset mereka di Kalimantan Selatan dengan mengunjungi Museum Lambung Mangkurat. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda penelitian yang berlangsung pada 26 April hingga 2 Mei 2026, tidak hanya berfokus pada aktivitas tambang dan perdagangan intan, tetapi juga menelusuri aspek sejarah serta edukasi.

Rombongan peneliti tersebut berasal dari Laboratoire de Gemmologie dan dipimpin oleh Agatha Cristol. Selama kegiatan, mereka didampingi oleh Badan Pengelola Geopark Meratus, Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, serta Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan.

Plt. Kepala UPTD Museum Lambung Mangkurat, Raudati Hildayati, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk menelaah berbagai koleksi yang berkaitan dengan sejarah geologi, kebudayaan, hingga perkembangan industri intan di daerah. Artefak yang menggambarkan hubungan masyarakat dengan kekayaan alam menjadi salah satu fokus perhatian tim.

Baca juga: Ratusan Santri Ramaikan Lomba Santri Ceria di Anjungan Kalsel TMII. Ini Tujuannya!

“Berbagai koleksi museum ditinjau, terutama artefak yang menggambarkan hubungan masyarakat lokal dengan kekayaan alam, khususnya intan,” ujarnya dilansir dari Media Center Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (28/4).

Selain observasi koleksi, kunjungan ini juga diisi dengan diskusi antara peneliti dan pengelola museum. Pertukaran gagasan tersebut membahas ciri khas geologis intan Kalimantan sekaligus membuka peluang pengembangan riset gemologi yang berbasis potensi lokal.

Menurut pihak museum, kehadiran tim internasional ini memberi nilai tambah dalam memperkuat fungsi museum sebagai pusat pembelajaran dan referensi ilmiah, baik bagi masyarakat maupun peneliti dari luar negeri.

Baca juga: Temuan BPK Ditindaklanjuti, ESDM Kalsel Perkuat Pengawasan Lingkungan Tambang!

Kegiatan di museum melengkapi rangkaian penelitian lapangan yang mencakup peninjauan ke kawasan tambang tradisional intan Cempaka, lokasi pengolahan, hingga pasar intan. Pendekatan dari sisi historis dinilai memperkaya pemahaman terhadap keseluruhan objek penelitian.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, diharapkan tercipta peluang kolaborasi yang lebih luas antara institusi lokal dan komunitas ilmiah internasional, terutama dalam pengembangan studi gemologi serta penguatan nilai warisan intan Kalimantan Selatan.

(Media Center Provinsi Kalimantan Selatan)

[post-views]
Selaras