Media Utama Terpercaya

1 November 2026, 16:19
Search

Cegah Penumpukan Pemudik, Kemenhub Kembali Usulkan WFA Saat Nataru

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
WFA Nataru
Kemenhub Kembali Usulkan WFA Saat Nataru [Foto: lensahukum.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan mengusulkan kembali kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027.

Aan menyebut usulan tersebut akan dikoordinasikan terlebih dahulu dalam rapat bersama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

“Nanti pada saat kita rapat koordinasi (bersama) Kemenko PMK ini akan kita usulkan untuk dijadikan contoh WFA atau Work From Anywhere,” ujarnya, Selasa (27/10/2026).

Pihaknya memperkirakan puncak arus mudik Nataru jatuh pada 23 Desember, sedangkan puncak arus balik Nataru pada 4 Januari. Ia pun mengajukan tanggal-tanggal yang diusulkan untuk WFA adalah 21-22 Desember atau sehari sebelum puncak arus mudik Nataru, lalu 4 Januari atau sehari setelah puncak arus balik Nataru.

Baca juga: Kabar Baik! PPN Tiket Pesawat Domestik Ditanggung Pemerintah 100% Selama Libur Nataru

Aan mengatakan telah melakukan Evaluasi Natal 2025. Hasilnya, pelaksanaannya disebut berjalan lancar. “Dari evaluasi yang kami lakukan, pelaksanaan Natal Tahun Baru 2025/2026 ini berjalan dengan lancar. Indikatornya adalah kepuasan masyarakat, 87,9 persen merasa puas atas pelaksanaan operasi Nataru 2025/2026,” ujar Aan.

Kemenhub pun telah menerima beberapa rekomendasi perbaikan untuk pelaksanaan Nataru 2026/2027 dari sejumlah pemangku kepentingan seperti asosiasi dan kementerian/lembaga (K/L) terkait. Ia memastikan hasil evaluasi dan rekomendasi perbaikan yang diterima tersebut akan menjadi modal dasar Kemenhub dalam melaksanakan mudik Nataru 2026/2027.

“Ada beberapa evaluasi yang harus kita lakukan dan ada beberapa rekomendasi yang harus kita lakukan untuk meningkatkan pelayanan di Nataru 2026/2027 ini. Kami tadi sudah mendapatkan beberapa masukan dari pemangku kepentingan, dari asosiasi, dari BUJT, dari K/L yang lain untuk perbaikan pelaksanaan operasi Nataru 2026-2027,” ujarnya.
(cnnindonesia.com)

[post-views]
Selaras