Media Berkemajuan

14 Juni 2024, 11:19

Calon Haji Tertua Asal Kalsel Urung Berangkat Karena Sakit

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Hakikatul Qoyyimah bersama ibunya, Norsehat Syukur Dacil di rumah mereka, Jl. Cempaka, Kota Banjarbaru [Foto: M FADLAN ZAKIRI/RADAR BANJARMASIN]

Banjarbaru, mu4.co.id — Norsehat Syukur Dacil adalah calon haji tertua asal Kalimantan Selatan. Ia seharusnya berangkat tahun ini, namun batal karena alasan kesehatan yang tak lagi memungkinkan.

Perempuan berumur 99 tahun itu kini hanya terbaring lemah di kamar karena terkena stroke sejak 2 tahun lalu. Segala aktivitas seperti mandi, makan, dan salat ia lakukan dari kamar tidurnya.

“Mama sudah dua tahun begini. Hanya bisa berbaring dan makan. Sudah tak bisa bicara lagi,” ungkap Hakikatul Qoyyimah, anak dari Norsehat, dikutip dari radarbanjarmasin.jawapos.com.

Baca Juga: Berusia 119 Tahun, Kakek Harun Jadi Jemaah Haji Tertua se-Indonesia Tahun 2023

Hakikatul menjelaskan bahwa ibunya hampir berangkat haji 3 tahun lalu. Tetapi gagal karena adanya pandemi Covid-19. Andai Norsehat berangkat tahun itu, pasti kondisi tubuhnya masih memungkinkan.

“Padahal sudah belasan tahun mama menunggu gilirannya. Sebetulnya, tiga tahun lalu hampir berangkat. Tapi gagal karena Covid,” papar Hakikatul sembari terisak.

Tidak ada ahli waris yang menggantikan Norsehat untuk berangkat haji. Karena itu, Hakikatul dengan keenam saudaranya yang lain setuju untuk menarik kembali biaya haji yang telah dibayarkan.

Baca Juga: Hotel Jemaah Haji Indonesia Tersebar Dalam 5 Kawasan, di Mana Saja?

Mereka sepakat uang tersebut akan digunakan untuk merawat Norsehat. “Karena untuk merawat mama butuh uang yang tak sedikit. Selain buat biaya berobat, juga untuk membeli popok.”

Hakikatul berharap Kemenag (Kementerian Agama) dapat memberi keringanan supaya proses pencairan biaya haji tersebut dipermudah.

Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com (M. Fadlan Zakiri)

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!