Media Utama Terpercaya

23 Agustus 2026, 22:01
Search

Bukan Cuma Kapasitas Mesin, Pemerintah Kaji Pembatasan Pertalite Berdasarkan Jenis Kendaraan

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Pemerintah Kaji Pembatasan Pertalite Berdasarkan Jenis Kendaraan
Ilustrasi. [Foto: AI, mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Pemerintah akan memperketat distribusi Pertalite dengan mempertimbangkan jenis kendaraan. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut kendaraan tertentu nantinya dilarang menggunakan Pertalite karena jenis kendaraan dinilai dapat mencerminkan tingkat kesejahteraan pemiliknya. Namun, pemerintah belum merinci jenis kendaraan yang akan dikenai pembatasan tersebut.

“Kita kemarin berbasis dari jenis kendaraan. Dari jenis kendaraan kan mencerminkan desil,” ungkap Airlangga dikutip dari detik oto, Ahad (23/8).

Sebelumnya, pembatasan sempat diwacanakan berdasarkan kapasitas mesin, yakni maksimal 1.400 cc untuk mobil pengguna Pertalite dan 2.000 cc untuk kendaraan pengguna solar subsidi.

Saat ini, pembelian BBM subsidi juga telah dibatasi maksimal 50 liter per hari untuk kendaraan roda empat dan wajib menggunakan barcode MyPertamina. 

Baca Juga: Heboh Tulisan Pertalite Tak Lagi Muncul di Papan SPBU Kalsel, Pertamina Buka Suara

Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Satya Widya Yudha menyebut pembatasan berdasarkan jenis kendaraan dan kapasitas mesin berpotensi menghemat konsumsi BBM subsidi hingga 15 persen.

“Kalau berdasarkan CC dan jenis kendaraan itu potensi hematnya, hitungan kami itu 10-15% daripada volume,” ungkap Satya pada Mei lalu.

Sementara itu, pembatasan pembelian BBM subsidi hingga 50 liter per hari juga berlaku bagi kendaraan pelayanan umum, seperti ambulans, mobil jenazah, mobil pemadam kebakaran, dan kendaraan pengangkut sampah.

(Detik oto)

[post-views]
Selaras