Media Utama Terpercaya

19 April 2026, 23:59
Search

Bakal Naik Kelas, Pasar Ujung Murung Banjarmasin Disiapkan Lebih Nyaman, Ramah Pengunjung dan Hadirkan Area Kuliner!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Wali Kota Banjarmasin H.M. Yamin HR saat meninjau Pasar Ujung Murung
Wali Kota Banjarmasin H.M. Yamin HR saat meninjau Pasar Ujung Murung. [Foto: Antara]

Banjarmasin, mu4.co.id – Pemerintah Kota Banjarmasin mulai mematangkan rencana penataan ulang Pasar Ujung Murung setelah menilai kondisi pasar kian memprihatinkan. 

Wali Kota Banjarmasin H.M. Yamin HR menggelar dialog dengan paguyuban pedagang dan tokoh pasar untuk menyerap aspirasi serta menyamakan pandangan tentang langkah revitalisasi.

Pemerintah menegaskan proses penataan tidak boleh membebani pedagang. Jika melibatkan investor, skema kerja sama tetap harus berpihak pada pedagang sebagai pelaku utama ekonomi pasar. 

Baca Juga: Pemko Banjarmasin Akan Hidupkan Kembali Pasar Terapung Kuin Alalak: Siap Jadi Wisata Unggulan!

Revitalisasi juga diarahkan tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi menambah nilai ekonomi dengan konsep market tourism, termasuk rencana menghadirkan area kuliner atau foodcourt yang menghadap sungai guna menarik pengunjung dan membuka peluang usaha baru.

“Yang kita kejar bukan sekadar bangunan baru, tapi bagaimana pasar ini punya nilai lebih dan bisa menghidupi pedagang, kita ingin semua maju tanpa ada yang dirugikan,” ucap Yamin dikutip dari Kalimantan Post, Ahad (19/4).

Pemko Banjarmasin menyiapkan tahapan realisasi penataan Pasar Ujung Murung mulai dari kajian teknis, penyusunan master plan, hingga proses administratif, termasuk relokasi sementara pedagang agar aktivitas jual beli tetap berjalan selama pembangunan.

Penataan ini ditargetkan menghadirkan pasar yang lebih nyaman, bersih, dan kembali menjadi ikon perdagangan kota. 

Baca Juga: Pemko Banjarmasin Kini Kelola Pasar Sentra Antasari Banjarmasin. Apa Rencana Kedepan?

Pedagang menilai revitalisasi memang mendesak karena kondisi pasar sudah menua dengan instalasi listrik tidak tertata, atap bocor, area kerap tergenang saat pasang, serta minimnya lahan parkir yang membuat pasar kurang diminati.

Meski begitu, pedagang menyambut baik dialog yang dibuka pemerintah dan siap mendukung penataan selama dilakukan transparan serta berpihak pada mereka. 

Revitalisasi ini diharapkan menjadi awal pembenahan pasar lain di Banjarmasin agar pasar tradisional bangkit sebagai pusat ekonomi modern tanpa kehilangan identitasnya.

(Kalimantan Post)

[post-views]
Selaras