Media Utama Terpercaya

8 Juni 2026, 21:34
Search

Atasi Kepadatan Mina, Arab Saudi Kaji Tanazul untuk 50 Persen Jemaah Haji RI Tahun 2027

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Arab Saudi Kaji Tanazul untuk 50 Persen Jemaah Haji
Ilustrasi ibadah haji. [Foto: Tempo]

Arab Saudi, mu4.co.id – Pemerintah Arab Saudi tengah mempertimbangkan penerapan skema tanazul bagi 50 persen jemaah haji Indonesia saat puncak ibadah di Armuzna. Skema ini memungkinkan jemaah tidak bermalam di Mina dan kembali ke hotel setelah melaksanakan lempar jumrah.

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan pembahasan tersebut dilakukan bersama Wakil Menteri Haji Arab Saudi, Abdulfattah Bin Sulaiman Mashat. Menurut pihak Saudi, skema tanazul dapat menjadi solusi untuk mengurangi kepadatan jemaah di Mina yang memiliki kapasitas terbatas.

“Dr. Abdul Fattah Mashat menyampaikan kalau bisa 50 persen (jemaah) ditanazulkan di Mina, mereka akan mempertimbangkan,” ujar Dahnil dikutip dari Investor, Senin (8/6).

Menurut Dahnil, kepadatan jemaah di Mina selama ini menjadi tantangan karena area yang terbatas harus menampung jutaan jemaah dari berbagai negara. Karena itu, pemerintah Indonesia akan mengkaji kemungkinan penerapan skema tanazul secara lebih luas pada penyelenggaraan haji di masa mendatang.

Baca Juga: Haji 1447H Lebih Ramah Lansia, Kemenhaj Perketat Istithaah dan Terapkan Skema Murur–Tanazul

“Itu artinya ke depan kemungkinan kami mencoba untuk secara teknis mempertimbangkan mentanazulkan lebih banyak jemaah haji kita. Itu akan mengurangi kepadatan di Mina,” jelasnya.

Dahnil juga menyebut perluasan skema tanazul akan berdampak pada kebutuhan akomodasi jemaah di kawasan Syisyah dan Raudhah yang lokasinya dekat dengan Mina. Karena itu, penyediaan hotel di wilayah tersebut perlu dipersiapkan secara matang.

Pada musim haji 2026, skema tanazul diterapkan bagi 20 ribu jemaah Indonesia, yang memungkinkan mereka kembali ke hotel setelah melontar Jumrah Aqabah tanpa bermalam di tenda Mina. 

Sebelumnya, Indonesia mengusulkan kuota tanazul untuk 80 ribu jemaah, namun yang disetujui Arab Saudi hanya 20 ribu orang.

(Investor)

[post-views]
Selaras