Media Utama Terpercaya

16 April 2026, 23:56
Search

AirAsia Resmi Tutup Rute Denpasar–Banjarmasin, Ini Alasannya!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
AirAsia Resmi Tutup Rute Denpasar–Banjarmasin
Ilustrasi. [Foto: AI, mu4.co.id]

Banjarmasin, mu4.co.id – Maskapai AirAsia dikabarkan resmi menghentikan operasional penerbangan rute Denpasar–Banjarmasin sejak Sabtu, 11 April 2026.

Kabar ini dikonfirmasi General Manager InJourney Airports Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stephanus Millyas Wardana, saat ditemui dalam media gathering di Bandara Internasional Syamsudin Noor pada Rabu (15/4).

“Kemarin kami baru menerima surat bahwa mereka memang untuk rute ke Denpasar, QZ (AirAsia Indonesia) ini permanent close,” ungkap Stephanus dikutip dari Pojok Banua, Kamis (16/4).

Baca Juga: Lebih Cepat Sebulan! Penerbangan Internasional Perdana Banjarmasin-Malaysia Dimajukan Ke September

Menurut keterangan maskapai, penutupan rute Denpasar–Banjarmasin dilakukan sebagai bagian dari rasionalisasi jaringan penerbangan oleh AirAsia Indonesia. Meski demikian, ia memastikan layanan rute Kuala Lumpur–Banjarmasin tetap beroperasi normal.

“Komunikasi yang saya jalin dengan pihak AirAsia, so far (rute Kuala Lumpur-Banjarmasin) masih aman (beroperasi, red) dan semoga saja masih aman,” ujarnya.

Secara umum, Stephanus menyebut jumlah penumpang di Bandara Internasional Syamsudin Noor pasca-Idulfitri masih stabil di kisaran 6–7 ribu orang per hari. 

Baca Juga: Maskapai Diminta Tambah Rute Penerbangan Ke Banjarmasin. Ini Sebabnya!

Hingga kini, belum ada pengajuan penerbangan tambahan dari maskapai, dan operasional bandara berjalan normal dengan komposisi penumpang kedatangan lebih banyak dibanding keberangkatan.

Sebelumnya, PT AirAsia Indonesia Tbk menyatakan pembatalan sejumlah penerbangan termasuk rute Banjarmasin–Denpasar dalam beberapa hari terakhir sehingga penumpang harus melakukan pemesanan ulang atau penjadwalan ulang perjalanan. Kebijakan ini dipicu kenaikan harga avtur di tingkat global maupun nasional.

“Dalam beberapa waktu terakhir, kenaikan bahan bakar tersebut memberikan tekanan besar terhadap operasional, sehingga penyesuaian kami lakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan layanan,” terang Head of Government Relations and Communications Indonesia AirAsia, Eddy Krismeidi Soemawilaga.

(Pojok Banua, Tabir Kota)

[post-views]
Selaras