Media Utama Terpercaya

7 November 2026, 20:26
Search

Indeks Pembangunan Manusia Kalimantan Selatan Naik Menjadi 76,79 pada 2026

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Indeks Pembangunan Manusia Kalimantan Selatan Naik Menjadi 76,79 pada 2026
Ilustrasi. [Foto: AI, mu4.co.id]

Banjarmasin, mu4.co.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Selatan mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalsel terus meningkat. Kepala BPS Kalsel, Mukhamad Mukhanif, menyebut IPM tumbuh rata-rata 0,70 persen per tahun selama 2022–2026, dari 74,00 menjadi 76,79.

“Peningkatan IPM tahun 2026 didukung oleh semua dimensi penyusunnya. Seluruh indikator mengalami pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu pengeluaran riil per kapita per tahun (yang disesuaikan) sebesar 1,71 persen, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) sebesar 1,14 persen, Harapan Lama Sekolah (HLS) sebesar 2,06 persen, dan Umur Harapan Hidup (UHH) saat lahir sebesar 0,31 persen,” ujar Mukhanif dikutip dari Jejak Rekam, Sabtu (7/11).

Umur Harapan Hidup (UHH) saat lahir juga terus meningkat. Sepanjang 2022–2026, indikator yang mencerminkan dimensi kesehatan tersebut naik rata-rata 0,34 persen per tahun.

“Pada 2022, UHH Provinsi Kalimantan Selatan adalah 73,70 tahun dan pada 2026 mencapai 74,72 tahun. UHH tahun 2026 meningkat 0,23 tahun atau 0,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya, lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan 2022–2025 yang sebesar 0,36 persen per tahun,” jelasnya.

Baca Juga: Nilai IPM Tertinggi, Banjarbaru Jadi Kota dengan SDM Terbaik di Kalsel 2025

Dimensi pengetahuan dalam IPM diukur melalui HLS penduduk usia 7 tahun ke atas dan RLS penduduk usia 25 tahun ke atas. Keduanya menunjukkan tren peningkatan selama 2022–2026, dengan rata-rata pertumbuhan masing-masing 0,14 persen dan 0,11 persen per tahun.

Pada 2026, HLS naik 0,27 tahun atau 2,06 persen dibandingkan 2025. Sementara itu, RLS bertambah 0,10 tahun atau 1,14 persen. Pertumbuhan HLS lebih tinggi, sedangkan RLS lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan periode 2022–2025.

“Dua kota di Kalimantan Selatan, yaitu Banjarmasin dan Banjarbaru, telah mencapai status pembangunan manusia “sangat tinggi” (IPM ≥ 80) dengan capaian masing-masing sebesar 81,41 dan 82,80. Sementara itu, sebelas kabupaten lainnya berstatus pembangunan manusia “tinggi” . Tidak ada kabupaten/kota di Kalimantan Selatan yang berstatus “sedang” (60 ≤ IPM < 70) dan “rendah” (IPM < 60),” jelas Mukhanif.

(Jejak Rekam)

[post-views]
Selaras