Media Utama Terpercaya

27 Oktober 2026, 22:48
Search

Danantara Siapkan Investasi US$500 Juta untuk Bangun Menara Tambahan di Makkah

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Perhotelan di Makkah
Ilustrasi Aset Perhotelan di Makkah. [Foto: Danantara]

Jakarta, mu4.co.id – Danantara Indonesia menargetkan pembangunan 11 menara tambahan di Makkah dalam dua tahun ke depan dengan investasi senilai US$500 juta. Proyek ini bertujuan menambah kapasitas akomodasi jemaah haji dan umrah sekaligus memperluas investasi properti Indonesia di pasar internasional.

“Ini adalah investasi senilai US$ 500 juta, dan targetnya dalam dua tahun ke depan kita akan membangun 14 menara lagi di Makkah, yang akan menjadikannya salah satu investasi real estate industri terbesar di mana kita juga dapat menampilkan potensi terbaik Indonesia kepada dunia global,” ungkap Chief Investment Officer Danantara Indonesia Pandu Sjahrir dikutip dari Kontan, Selasa (27/10).

Pandu menyebut kepemilikan penuh aset di Arab Saudi sebagai capaian diplomasi Indonesia berkat lobi Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadikan Indonesia satu-satunya negara yang mampu mencapai kesepakatan itu.

Baca Juga: Investasi Jumbo Danantara, 13 Tower Hotel dan Mal Bakal Dibangun di Kampung Haji Makkah!

Sebelumnya, Direktur Global Business Development, Corporate Finance & Investments Danantara, M. Suryo Mulyono Tony, menjelaskan bahwa lahan seluas 4,4 hektare di kawasan Thakher Makkah akan dikembangkan menjadi 13 menara hotel dengan sekitar 4.560 kamar, dilengkapi mall atau ritel dan masjid. Fasilitas tersebut ditargetkan mampu menampung sekitar 18.000 jemaah.

Saat ini, Danantara telah memiliki hotel yang beroperasi di kawasan tersebut dengan 1.461 kamar dan suite berkapasitas sekitar 4.400 jemaah. Akuisisi Novotel Thakher Makkah rampung pada 11 Agustus 2026, disusul pembelian lahan pada 18 Oktober 2026.

Pengembangan akan dilakukan bertahap dengan mempertimbangkan kelayakan bisnis, regulasi, dan tata kelola investasi. Tahap selanjutnya meliputi studi kelayakan serta pengurusan persetujuan dan perizinan, sementara jadwal pembangunan dan operasional fasilitas tambahan belum diumumkan.

(Kontan)

[post-views]
Selaras