Banjarmasin, mu4.co.id – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin kembali membuktikan komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan kampus yang hijau dan berkelanjutan. Berdasarkan hasil pengumuman resmi UI GreenMetric World University Rankings 2026, ULM berhasil mencatatkan peningkatan prestasi yang sangat signifikan, baik di tingkat internasional maupun nasional.
Pada pemeringkatan tahun ini, ULM melesat ke posisi 683 dunia, melompat tinggi hingga ratusan peringkat dari sebelumnya di posisi 1.016 pada tahun 2025. Sementara di tingkat nasional, ULM sukses merangkak naik ke peringkat 76 Indonesia dari peringkat 103 pada tahun sebelumnya.
Atas pencapaian ini, rektor ULM Banjarmasin Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si. menyampaikan apresiasinya.
“Capaian ini merupakan buah dari dedikasi, kerja keras, kolaborasi, dan komitmen yang luar biasa dari seluruh civitas akademika dalam mewujudkan kampus yang semakin berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Tim UI GreenMetric ULM serta semua fakultas yang telah berkontribusi atas dedikasi terbaiknya.” ujar Prof Ahmad kepada mu4.co.id, Jum’at (25/9).
Mengenal UI GreenMetric World University Rankings
Mengutip informasi dari situs resminya, greenmetric.ui.ac.id, UI GreenMetric World University Rankings adalah pemeringkatan perguruan tinggi internasional yang diinisiasi oleh Universitas Indonesia sejak tahun 2010. Pemeringkatan ini bertujuan untuk mengukur dan menilai program serta kebijakan keberlanjutan dan pengelolaan lingkungan hijau di perguruan tinggi seluruh dunia.
6 Kriteria Utama Penilaian
Untuk menentukan peringkat kampus hijau, UI GreenMetric menilai perguruan tinggi berdasarkan 6 indikator utama berikut:
- Keadaan Tapak dan Infrastruktur (Setting and Infrastructure) – Penilaian terhadap persentase area hijau dan lingkungan terbuka di kampus.
- Energi dan Perubahan Iklim (Energy and Climate Change) – Penilaian pada efisiensi penggunaan energi, penggunaan sumber energi terbarukan, dan reduksi emisi gas rumah kaca.
- Pengelolaan Sampah (Waste) – Penilaian terhadap program daur ulang, pengolahan limbah organik dan anorganik, serta pengurangan penggunaan plastik.
- Pengelolaan Air (Water) – Penggunaan air secara efisien, program konservasi air, dan pengolahan air limbah.
- Transportasi (Transportation) – Kebijakan transportasi ramah lingkungan, penyediaan jalur pejalan kaki, armada sepeda, serta pembatasan kendaraan bermotor di area kampus.
- Pendidikan dan Penelitian (Education and Research) – Jumlah mata kuliah, dana riset, publikasi, serta kegiatan kemahasiswaan yang berfokus pada isu lingkungan dan keberlanjutan.
Proses dan Durasi Penilaian
Proses pemeringkatan UI GreenMetric berlangsung selama kurang lebih 8 hingga 9 bulan dalam satu siklus tahunan, yaitu:
- Tahap I: Tahap pengisian kuesioner dan pengumpulan bukti pendukung (evidence submission) oleh masing-masing perguruan tinggi.
- Tahap II: Tahap verifikasi data, evaluasi, dan penilaian intensif oleh tim pakar independen UI GreenMetric.
- Tahap III: Pengumuman hasil (ranking release) dan penganugerahan penghargaan secara global.
Keberhasilan ULM Banjarmasin menaikkan posisi secara signifikan tahun ini menegaskan bahwa strategi pengelolaan lingkungan kampus yang diterapkan makin solid dan diakui secara global.














