Media Utama Terpercaya

19 September 2026, 23:40
Search

Penemuan Sebuah Masjid Berusia 1.300 Tahun dengan Sejumlah Prasasti!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Penemuan Masjid
Penemuan Sebuah Masjid Berusia 1.300 Tahun [Foto: mui.or.id]

Arab Saudi, mu4.co.id – Sebuah masjid yang diperkirakan berasal dari abad ke-7 hingga awal abad ke-8 Masehi, yang berusia lebih dari 1.300 tahun ditemukan di situs Al-Ma’mala, wilayah Al-Baha, Arab Saudi.

Temuan masjid itu disebut menjadi bagian penting dalam mengungkap kehidupan masyarakat dan perkembangan arsitektur Islam pada periode awal di Semenanjung Arab.

Dikutip mui.or.id, Sabtu (19/09/2026), masjid tersebut dibangun menggunakan blok-blok granit yang dipahat dengan cermat. Bangunannya berukuran sekitar 16 meter dari utara ke selatan dan 10 meter dari timur ke barat. Jejak plester gipsum yang masih ditemukan menunjukkan bahwa sebagian interior masjid pernah dilapisi permukaan yang dipoles.

Di dalam bangunan, para arkeolog menemukan mihrab yang menunjukkan arah kiblat serta tiga pintu masuk yang berada di sisi timur, barat, dan selatan. Di bagian tenggara kompleks juga ditemukan struktur berbentuk persegi yang ditafsirkan sebagai menara.

Baca juga: Saudi Temukan Prasasti Kuno Khalifah Umar bin Khattab, Bukti Jejak Sejarah Awal Peradaban Islam

Selain itu, terdapat juga 8 ruangan yang berdekatan dengan masjid. Sejumlah temuan berupa fasilitas penyimpanan, tempat air, dan struktur pendukung menunjukkan bahwa masjid tersebut kemungkinan menjadi bagian dari permukiman yang lebih luas, bukan bangunan yang berdiri sendiri.

Salah satu temuan paling penting adalah sejumlah prasasti Arab yang ditemukan pada batu-batu di bagian dalam dan dinding luar masjid, yang memuat doa-doa keagamaan dan teks yang berkaitan dengan Al-Quran.

Tak hanya itu, sebelumnya juga ditemukan berbagai instalasi dan peralatan yang berkaitan dengan kegiatan pertambangan, selain bangunan tempat tinggal serta fasilitas produksi kerajinan.

Analisis terhadap sejumlah sampel dari penggalian sebelumnya menunjukkan bahwa aktivitas pertambangan di kawasan tersebut telah berlangsung sebelum periode Islam dan mengalami peningkatan intensitas antara akhir abad keenam hingga abad ke-9 Masehi.

Dalam konteks tersebut, keberadaan masjid memberikan gambaran bahwa aktivitas keagamaan berkembang berdampingan dengan kegiatan ekonomi masyarakat. Masjid menjadi bagian dari kehidupan sebuah komunitas yang tidak hanya menjalankan aktivitas ibadah, tetapi juga bekerja, berdagang, dan mengolah sumber daya alam.

[post-views]
Selaras