Media Utama Terpercaya

20 Agustus 2026, 22:23
Search

Gelar Aksi Demonstrasi Sehari Setelah Hari Kemerdekaan ke-81 RI, Ini 8 Tuntutan BEM UI

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Aksi demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia [BEM UI], Selasa [18/8]
Aksi demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia [BEM UI], Selasa [18/8]. [Foto: Antara]

Jakarta, mu4.co.id – Sehari setelah perayaan HUT ke-81 RI, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi demonstrasi di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (18/8). Seruan aksi tersebut sebelumnya telah disampaikan melalui akun Instagram resmi BEM UI.

“Halo, UI dan Indonesia! Kemerdekaan bukan sekedar perayaan. Ketika seorang rakyat masih dibungkam, hak-hak masih direnggut, dan ruang hidup semakin dipersempit maka kemerdekaan tidak cukup hanya dikenang. Kemerdekaan harus diperjuangkan kemerdekaan harus direbut kembali,” tulis BEM UI lewat akun @bemui_official, dikutip dari Kompas, Kamis (20/8).

Ketua BEM UI Yatalathof Imawan menyebut aksi tersebut digelar sehari setelah HUT ke-81 Kemerdekaan RI karena memiliki alasan khusus.

“Hari ini, sehari setelah seremoni kenegaraan itu digelar, kami turun ke jalan bukan untuk merayakan, tapi untuk bertanya dengan lantang: kemerdekaan macam apa yang sedang kita rayakan? kemerdekaan yang diperjuangkan pendiri bangsa 81 tahun lalu?” ucapnya.

Baca Juga: BEM Universitas Indonesia Gelar Demo Hari Ini, Berikut 5 Tuntutannya!

Berikut delapan tuntutan yang disuarakan BEM UI dalam aksi demo di Bundaran HI pada Selasa (18/8), antara lain:

  1. Hentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri 
  2. Hentikan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) 
  3. Wujudkan reforma agraria sejati 
  4. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM 
  5. Evaluasi total PSN serta hentikan MBG dan KDMP 
  6. Hentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), dan kembalikan otonomi daerah 
  7. Tetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatra dan Flores serta percepat pemulihan wilayah terdampak bencana 
  8. Hentikan represifitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta bubarkan YON TP

Sementara itu, Kasi Humas Polres Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri menyebut sebanyak 5.836 personel gabungan TNI dan Polri disiagakan untuk mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa tersebut.

(Kompas, Bloomberg Technoz)

[post-views]
Selaras