NTT, mu4.co.id – Gempa magnitudo 6,1 mengguncang Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Ahad (4/10) pukul 05.55 WIB. Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat 27 rumah dan sembilan fasilitas umum mengalami kerusakan ringan. Adapun fasilitas terdampak meliputi rumah sakit, puskesmas, dan sekolah.
Guncangan juga memicu kepanikan warga. Seorang warga mengalami luka ringan akibat tertimpa reruntuhan dan terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri.
“Ya, gerakannya (guncangan gempa) spontan, tidak lama, kemudian tenang kembali. Tentu memang ketika terjadi, pasti terjadi kepanikan bagi masyarakat dan akan berlari ke tempat-tempat aman,” ungkap salah satu korban dikutip dari RRI, Senin (5/10).
Warga mulai kembali beraktivitas normal setelah gempa utama terjadi, meski BPBD mencatat beberapa gempa susulan yang masih dirasakan masyarakat.
Baca Juga: Gempa NTT M 7,7: Respons Cepat Muhammadiyah Turunkan Tim Medis dan Posko Bantuan di Ende
Hingga Senin (5/10) pukul 00.42 WIB, BMKG mencatat 293 gempa susulan dengan magnitudo terbesar 4,8. Aktivitas gempa masih dipantau dan informasi terbaru akan disampaikan kepada masyarakat serta pihak terkait.
Sementara itu, BPBD Sumba Barat Daya belum menyiapkan tenda pengungsian. Pemerintah daerah masih mendata dan memeriksa tingkat kerusakan bangunan di lapangan.
BPBD mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap gempa susulan dengan mengikuti informasi resmi BMKG serta menjauhi bangunan yang rusak.
Warga pesisir juga diminta sementara tidak mendekati pantai sebagai langkah antisipasi, meski gempa dinyatakan tidak berpotensi tsunami.
(RRI)












