Media Utama Terpercaya

10 Juli 2026, 18:40
Search

Singapura Akan Bangun PLTS Raksasa di Indonesia, Pasok Energi Bersih untuk Hilirisasi Industri

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Singapura Akan Bangun PLTS Raksasa di Indonesia
Singapura Akan Bangun PLTS Raksasa di Indonesia [Foto: Ilustrasi mu4.co.id]

Morowali, mu4.co.id – Singapura berencana investasi besar-besaran di sektor energi terbarukan Indonesia. Proyek tersebut berupa pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) skala besar di Morowali, Sulawesi Tengah.

Rencana tersebut merupakan salah satu tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) Indonesia dan Singapura terkait pengembangan Kawasan Industri Berkelanjutan atau Sustainable Industrial Zone (SIZ).

Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong menilai Indonesia memiliki kekayaan sumber daya energi hijau yang luar biasa. Potensi inilah yang mendasari keputusan Singapura untuk menjalin strategi kemitraan dalam skala masif.

“Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam energi terbarukan dan Singapura ingin terjadi dengan Indonesia dalam membuka potensi ini. Itulah sebabnya kita secara bersama-sama membangun salah satu proyek tenaga surya terbesar di Indonesia di Morowali, Sulawesi Tengah,” ungkap Wong dikutip dari bloombergtechnoz.com, Senin (06/07/2026).

Oleh karena itu, proyek PLTS skala besar di Morowali ini diproyeksikan tidak hanya akan menyokong kebutuhan domestik, tetapi juga menjadi motor penggerak hilirisasi industri di wilayah tersebut melalui pasokan energi bersih. “Ini akan membuka pasokan listrik bersih untuk menggerakkan industri di sana,” jelas Wong.

Baca juga: Pertemuan Prabowo dan PM Singapura, Hasilkan 26 Kerja Sama Strategis!

Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi menyambut positif rencana investasi tersebut. Pemerintah menilai proyek PLTS Morowali dapat membantu mengatasi ketimpangan pasokan listrik di Pulau Sulawesi. Menurutnya, wilayah Morowali saat ini masih membutuhkan tambahan daya yang besar seiring dengan aktivitas industri hilirisasi di wilayah tersebut.

“Bagus lah. Sulawesi itu kan kekurangan listrik. Sulawesi utara yang surplus, Sulutgo. Nah, itu surplus sehingga transmisi ke bawah harus dilakukan. Transmisi ke bawah ini kan Morowali dan seterusnya banyak sekali industri di situ, kurang kan listriknya,” ujarnya, dikutip dari cnbcindonesia.com, Selasa (07/07/2026).

Kini, Pemerintah tengah melakukan pendalaman untuk menentukan titik lokasi yang akan ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Pemerintah pun berkomitmen untuk terus memfasilitasi setiap investasi energi baru terbarukan guna mengejar target bauran energi nasional.

Kehadiran PLTS skala besar di Morowali ini diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan energi daerah, tetapi juga meningkatkan daya saing produk hasil hilirisasi Indonesia di pasar global melalui penggunaan energi bersih. “Jadi, itu pun baru mengumpulkan industri yang berguna, ya silakan ngumpulin perencanaannya, diserahkan terus sama KESDM,” pungkasnya.

[post-views]
Selaras