Madinah, mu4.co.id – Pemerintah Kota Madinah mengembangkan Kawasan Cerdas Gunung Uhud dengan peningkatan infrastruktur digital, pencahayaan, pengelolaan lalu lintas, serta penyediaan informasi sejarah berbasis teknologi.
Kawasan ini juga dilengkapi titik panorama dan jalur pendakian untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan. Pengunjung dapat menjelajahi area tersebut melalui jalur pejalan kaki yang telah disediakan.
Gunung Uhud sendiri menjadi salah satu destinasi favorit jemaah haji dan umrah di Madinah karena memiliki nilai sejarah penting sebagai lokasi Perang Uhud pada tahun ketiga Hijriah.
Berjarak sekitar 5 kilometer di utara Masjid Nabawi, gunung setinggi 1.077 meter ini membentang sekitar 7 kilometer dan menjadi salah satu pegunungan terbesar di Madinah.
Baca Juga: Firdaus Fatimah Zahra, Wisata Religi Bernuansa Arab Termegah di Jawa Tengah
Dilansir dari Himpuh pada Jum’at (26/6), nama “Uhud” diberikan karena gunung tersebut berdiri sendiri, terpisah dari gugusan pegunungan di sekitarnya.
Gunung Uhud memiliki makna penting dalam sejarah Islam sebagai lokasi Perang Uhud yang menewaskan 70 sahabat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, termasuk Hamzah bin Abdul Muthalib. Di kawasan ini juga terdapat Makam Syuhada Uhud yang menjadi tujuan ziarah umat Islam di Madinah.
Keistimewaan Gunung Uhud turut disebutkan dalam sabda Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam, “Sesungguhnya Uhud adalah gunung yang mencintai kami dan kami pun mencintainya”. Hadis tersebut menjadi salah satu dasar kemuliaan Gunung Uhud dalam tradisi Islam.
Selain menyimpan sejarah Perang Uhud, kawasan ini juga memiliki sejumlah situs penting seperti Jabal Rumat (Bukit Pemanah) dan Makam Syuhada Uhud.
(Himpuh)














