Media Utama Terpercaya

11 Mei 2026, 19:10
Search

Suhu Mencapai 40 Derajat Celcius, Jemaah Haji 2026 Asal Semarang Ambil Miqat di Dalam Bus!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Ilustrasi jemaah haji 2026 mengambil miqat dan melafalkan niat ihram di dalam bus ketika di Bir Ali
Ilustrasi jemaah haji 2026 mengambil miqat dan melafalkan niat ihram di dalam bus ketika di Bir Ali. [Foto: AI/mu4.co.id]

Bir Ali, mu4.co.id – Jemaah haji Kloter 28 SOC memilih cara berbeda saat mengambil miqat di Bir Ali sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kota Makkah, Sabtu (9/5/2026). Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi cuaca panas ekstrem yang melanda Arab Saudi.

Tim pembimbing ibadah memutuskan seluruh jemaah tetap berada di dalam bus berpendingin udara dan tidak turun menuju area Masjid Bir Ali. Keputusan tersebut diambil karena suhu udara luar mencapai sekitar 40 derajat Celsius.

Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) Kloter 28 SOC, Nurbini, mengatakan jarak parkir kendaraan menuju masjid cukup jauh sehingga dikhawatirkan dapat memicu kelelahan hingga heatstroke pada jemaah.

Karena itu, para jemaah langsung melafalkan niat ihram dari dalam bus di bawah panduan ketua rombongan masing-masing.

Baca juga: Tuntunan Lengkap Rangkaian Prosesi Ibadah Haji Sesuai Sunnah

“Ketika mampir mengambil miqat di Masjid Bir Ali, jemaah tidak turun dari bus karena kondisi cuaca lumayan panas. Jarak tempat parkir ke masjid juga cukup jauh,” ujar Nurbini dilansir dari muhammadiyahsemarangkota.org, Senin (11/5).

“Panitia sepakat jemaah langsung melafalkan niat ihram di bus. Niat ihram dipimpin oleh ketua rombongan masing-masing dengan niat ihram bersyarat,” tambahnya.

Meski dilakukan dari dalam kendaraan, suasana khusyuk tetap terasa saat seluruh jemaah bersama-sama membaca niat ihram dan talbiyah sebelum melanjutkan perjalanan menuju Makkah.

Baca juga: Jemaah Haji Indonesia Gelombang 1 Bergerak Tinggalkan Madinah, Siap Jalani Rangkaian Armuzna

Sebelumnya, panitia juga telah menyiapkan pola keberangkatan secara teratur untuk menghemat tenaga jemaah. Setelah melaksanakan salat jamak di Masjid Nabawi, jemaah langsung diarahkan menuju bus tanpa kembali ke hotel.

Barang bawaan dan koper para jemaah sudah lebih dulu dikumpulkan di lobi hotel sejak pagi guna menghindari antrean panjang dan kepadatan lift.

Rombongan dijadwalkan menempuh perjalanan darat sekitar enam hingga tujuh jam sebelum tiba di Kota Makkah. Setibanya di sana, jemaah akan beristirahat sejenak sebelum menjalankan rangkaian ibadah umrah wajib pada malam hari.

(muhammadiyahsemarangkota.org)

[post-views]
Selaras