Media Utama Terpercaya

8 Mei 2026, 01:04
Search

Meskipun Cuaca Ekstrem, Stok Ikan di Pelabuhan Banjarmasin Dipastikan Tetap Aman!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Pasokan ikan di Banjarmasin dipastikan aman meskipun cuaca ekstrim
Pasokan ikan di Banjarmasin dipastikan aman meskipun cuaca ekstrim. [Foto: AI/mu4.co.id]

Banjarmasin, mu4.co.id – Meski cuaca ekstrem masih melanda sejumlah wilayah perairan, ketersediaan ikan di kawasan Pelabuhan Perikanan Banjar Raya, Banjarmasin, dipastikan tetap aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelabuhan Perikanan Banjarmasin di bawah Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Selatan menyebut distribusi ikan masih berjalan normal dengan dukungan kapal pengangkut dan tambahan pasokan dari luar daerah.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Ahmad Jaki, menjelaskan aktivitas di Pelabuhan Perikanan Banjar Raya saat ini didominasi kapal pengangkut ikan.

Menurutnya, kapal berizin pusat mengambil pasokan ikan dari wilayah tangkapan di atas 12 mil laut milik nelayan Kalimantan Selatan, sedangkan kapal dengan izin daerah beroperasi di kawasan bawah 12 mil.

Baca juga: BMKG Prediksi Hujan dan Angin Kencang Masih Berpotensi Terjadi di Kalsel!

Ia mengakui kondisi cuaca yang tidak menentu memang berdampak pada hasil tangkapan nelayan. Namun, situasi tersebut belum memengaruhi ketersediaan stok ikan secara signifikan.

“Untuk cuaca ekstrem memang agak berpengaruh bagi nelayan, tetapi stok ikan di pelabuhan aman. Saat ini stok ikan di Pelabuhan Banjar Raya sekitar 350 ton dengan jenis layang, tongkol dan kembung atau peda,” ujarnya dilansir dari Media Center Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (7/5).

Selain mengandalkan pasokan nelayan lokal dari wilayah Tabonio dan Jorong, pihak pelabuhan juga mendatangkan ikan dari luar daerah menggunakan truk freezer.

Pasokan tambahan tersebut berasal dari sejumlah daerah seperti Jawa Tengah dan Jakarta dengan kapasitas pengiriman mencapai 20 ton guna menjaga kestabilan suplai di pasaran.

Di sisi lain, harga ikan di pelabuhan hingga kini masih terpantau relatif stabil. Ikan layang panjang dijual di kisaran Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram, sementara ikan kembung berada pada rentang Rp40 ribu sampai Rp43 ribu per kilogram.

Baca juga: Polda Kalsel Ungkap 28 Kasus BBM dan LPG Ilegal, Rugikan Negara Rp12,4 Miliar!

Untuk komoditas hasil laut lainnya, stok udang dan cumi juga masih tersedia meskipun jumlahnya terbatas. Harga udang indomanis tercatat sekitar Rp95 ribu per kilogram, udang PC berkisar Rp45 ribu hingga Rp55 ribu per kilogram, sedangkan cumi dijual antara Rp40 ribu sampai Rp50 ribu per kilogram.

Pihak pelabuhan juga terus mengingatkan nelayan agar meningkatkan kewaspadaan selama melaut di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

Menurut Ahmad Jaki, sebagian besar nelayan sudah memahami karakter cuaca di laut dan biasanya memilih berlindung di pulau terdekat apabila kondisi memburuk.

Sebagai langkah antisipasi keselamatan, pelabuhan turut menyediakan informasi cuaca BMKG secara realtime yang dapat dipantau nelayan sebelum berangkat melaut.

Selain itu, otoritas pelabuhan menegaskan tidak akan menerbitkan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) apabila kondisi cuaca dinilai membahayakan keselamatan pelayaran nelayan.

(Media Center Provinsi Kalimantan Selatan)

[post-views]
Selaras