Banjarbaru, mu4.co.id – Pendaftaran calon siswa SMP Muhammadiyah 1 Banjarbaru yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani KM 33,7, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) tercatat telah terisi hingga tahun 2030.
Ketua Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), SMP Muhammadiyah 1 Banjarbaru Mariza Uthami, menyebut untuk tahun ajaran 2026/2027, sebanyak 115 calon siswa dinyatakan diterima melalui proses seleksi resmi yang dilaksanakan sekolah.
“Di luar itu, tercatat pendaftaran inden untuk tahun berikutnya, yakni 43 siswa untuk 2027, 12 siswa untuk 2028, 17 siswa untuk 2029, serta 19 siswa untuk tahun 2030,” ujarnya, Senin (13/04/2026).
Lebih lanjut, Mariza mengatakan sejumlah faktor menjadi pendorong minat tersebut, di antaranya status akreditasi A yang dimiliki SMP Muhammadiyah 1 Banjarbaru sebagai indikator terpenuhinya standar mutu pendidikan nasional, serta konsistensi sekolah dalam menjaga kualitas proses pembelajaran dan hasil lulusan.
Baca juga: Banjarbaru Gencarkan Kampanye Berhenti Merokok di Sekolah, Wujudkan Generasi Bebas Asap Rokok
Selain itu, SMP Muhammadiyah 1 Banjarbaru juga satu-satunya sekolah tingkat SMP di Kalimantan Selatan yang menyelenggarakan program peminatan bagi peserta didik, sehingga siswa dapat mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik secara lebih terarah sejak awal masa pendidikan menengah.
Sekolah ini juga meraih predikat Sekolah Unggul dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menjadikannya satu-satunya SMP Muhammadiyah di Pulau Kalimantan yang memperoleh pengakuan tersebut, yang mencerminkan keunggulan dalam pengelolaan kurikulum, kegiatan kemuhammadiyahan, serta capaian lulusan.
Sementara itu, Kepala SMP Muhammadiyah 1 Banjarbaru, Muhazir Fanani menegaskan pihaknya berkomitmen menjaga kualitas layanan pendidikan serta kepercayaan masyarakat melalui penguatan inovasi pembelajaran dan pengembangan minat serta bakat peserta didik secara berkelanjutan.
“Sebagai sekolah dengan predikat unggul tingkat nasional, kami akan terus meningkatkan kualitas tenaga pendidik, sarana dan prasarana, serta sistem pembinaan siswa guna menjawab ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi terhadap layanan pendidikan,” ujar Muhazir.
(Antara)















