Jakarta, mu4.co.id – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama periode Idulfitri, dengan potensi penghematan hingga Rp5 triliun. Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut langkah ini disesuaikan dengan jadwal libur sekolah dan perayaan Lebaran.
“Untuk yang Idulfitri, perlu saya sampaikan bahwa untuk anak sekolah, penyaluran terakhir tanggal 13 Maret. Kemudian, untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, terakhir hari ini,” ungkap Dadan dikutip dari detik news, Kamis (19/3).
Dadan menyatakan program MBG akan kembali normal pada 31 Maret 2026, setelah Idulfitri. Ia menegaskan penghentian sementara ini tidak hanya mengikuti libur, tetapi juga menjadi langkah efisiensi anggaran yang signifikan.
“Itu (penghematan) kurang lebih sekitar Rp5 triliun ya, dihemat dengan seperti itu,” ujar Dadan.
Dadan menegaskan BGN tengah mengoptimalkan efisiensi anggaran di tengah kondisi ekonomi global, dengan mengedepankan sense of crisis.
BGN sendiri memiliki pagu Rp268 triliun, dan berupaya memaksimalkan anggaran utama tanpa menggunakan dana cadangan pemerintah sebesar Rp67 triliun.
“Kita optimalkan yang 268 (triliun) dan coba kita tidak hitung yang standby. Jadi kita akan efektifkan yang 268 (triliun) tersebut,” ujar Dadan.
(Detik News)
![Sekretaris Jenderal [Sekjen] Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho](https://mu4.co.id/wp-content/uploads/2026/03/d900f97a-9418-4069-818a-ebe3086ad986-1768806504715-300x200.jpeg)













