Makassar, mu4.co.id – Ajang Olimpiade Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII Tahun 2026 resmi dibuka oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Irwan Akib, yang diikuti sekitar 8.000 peserta dari seluruh Indonesia, di Universitas Muhammadiyah Makassar, Kamis (12/02/2026).
OlympicAD VIII menghadirkan 35 kategori lomba, mulai dari bidang akademik, seni, hingga kompetensi guru dan kepala sekolah. Kegiatan tersebut menjadi salah satu ikhtiar Muhammadiyah dalam mencetak generasi unggul yang siap menghadapi era Indonesia Emas 2045.
Kontingen Kalimantan Selatan (Kalsel) ikut berpartisipasi dalam ajang bergengsi tersebut, dengan peningkatan jumlah peserta dibanding tahun sebelumnya. Jika pada OlympicAD VII di Bandung tahun 2024 mengirimkan 30 peserta, tahun ini Kalsel memberangkatkan 43 peserta. Raihan medali pun meningkat dari 6 medali menjadi 7 medali.
Kepala SMP Muhammadiyah 3 (Muga) Banjarmasin, Ustaz Agus Setiawan Riyadi, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia mengatakan, sekolahnya kembali berpartisipasi setelah sebelumnya mengikuti OlympicAD di Semarang (edisi VI) dan Bandung (edisi VII).
“Alhamdulillah, kami kembali bisa menyumbang medali untuk Kalsel. Setelah di Bandung meraih 2 medali emas dan 1 medali perunggu, tahun ini kami meraih 1 medali perak dan 1 medali perunggu,” ujarnya kepada mu4.co.id, Ahad (15/02/2026).

Ia menambahkan, dalam dua edisi terakhir, sekolah-sekolah di bawah naungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Banjarmasin 4 kembali menjadi penyumbang medali terbanyak bagi Kontingen Kalsel, dengan raihan 4 medali dari 7 medali.
“Kalau di Bandung (PCM Banjarmasin 4) menyumbang 4 dari 6 medali Kalsel, 3 Medali dari SMP Muga & 1 Medali dari SDM 8 & 10, (sementara) di Makassar ini menyumbang 4 dan 7 medali, (yaitu) SMP Muga & SMK Muhammadiyah 2 (Skamuda) Banjarmasin masing-masing 2 medali,” sebutnya.
Ia juga menyebut SMP Muga secara konsisten menjadi sekolah dengan penyumbang peserta terbanyak untuk OlympicAD Kontingen Kalsel, yang selalu memberangkatkan lebih dari 10 peserta.
“Ini adalah ajang bergengsi untuk Sekolah/Madrasah Muhammadiyah se-Indonesia, maka SMP Muga juga tidak mau ketinggalan, kami akan selalu hadir dan ikut berjuang membawa harum nama Kalimantan Selatan,” ungkapnya.
Baca juga: SMK Muhammadiyah 2 Banjarmasin Gelar Servis Motor Gratis, Asah Kompetensi Siswa
Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Banjarmasin, Fastamik Lima Yuha, bersyukur dirinya sendiri bisa meraih Medali Perak pada kategori Best Practice Pengelolaan Sekolah tingkat SMA/MA/SMK, yang mendorong peningkatan mutu manajemen, inovasi, dan profesionalisme kepala sekolah serta tenaga pendidik.
“Alhamdulillah, SMK Muhammadiyah 2 Banjarmasin meraih Medali Perak untuk Predikat Best Practice Pengelolaan Sekolah Tingkat SMA/MA/SMK,” sebutnya.
Selain itu, salah siswanya juga meraih Medali Perunggu pada kategori Teknik Bisnis Sepeda Motor. Menurutnya, melalui lomba tersebut dapat melatih siswa untuk berkompetisi di tingkat nasional, menguji kemampuan teori dan praktik siswa, sekaligus menumbuhkan disiplin, profesionalisme, sportivitas, dan kepercayaan diri dalam menghadapi dunia kerja maupun Uji Kompetensi Keahlian (UKK).
“Untuk mengukur dan meningkatkan kompetensi kemampuan teori dan test kemampuan praktik, seperti sistem mesin, kelistrikan, injeksi, hingga troubleshooting. Siswa jadi tahu sejauh mana penguasaan kompetensinya,” sebutnya.

Adapun berikut ini rincian perolehan medali Kontingen Kalimantan Selatan pada OlympicAD VIII 2026:
SMP Muhammadiyah 3 (SMP Muga) Banjarmasin
- 1 Medali Perak, Kategori Film Pendek Tingkat SMP/MTs (tim: Thalita Nayla Azzahra, Nazwa Salsabella Renata, dan Dinda Oktaviana Putri).
- 1 Medali Perunggu, Kategori Inovasi Pembelajaran Guru Tingkat SMP/MTs (Rizqy Mayang Cantika Sari).
SMK Muhammadiyah 2 (Skamuda) Banjarmasin
- 1 Medali Perak, Kategori Best Practice Pengelolaan Sekolah Kepala Sekolah Tingkat SMA/MA/SMK (Fastamik Lima Yuha).
- 1 Medali Perunggu, Kategori Teknik Bisnis Sepeda Motor Tingkat SMK (Final) (Ahmad Rizky Kurniawan).
MTs Muhammadiyah 3 Al-Furqan
- 1 Medali Emas, Kategori Tilawatil Quran Tingkat SMP/MTs (Final) (Muhammad Rafi Nurkhairan).
SMK Muhammadiyah 5 Al-Furqan
- 1 Medali Perak, Kategori Best Practice Pengelolaan Sekolah Kepala Sekolah Tingkat SMA/MA/SMK (Ghazali Rahman).
SD Muhammadiyah Hajjah Nuriyah
- 1 Medali Perunggu, Kategori Best Practice Pengelolaan Sekolah Kepala Sekolah Tingkat SD/MI (Reyhan Rahman).
Dengan capaian tersebut, sekolah-sekolah Muhammadiyah di bawah PCM Banjarmasin 4 kembali menjadi kontributor utama medali bagi Kalsel, dan diharapkan pada OlympicAD mendatang, partisipasi dan prestasi Kontingen Kalimantan Selatan dapat terus meningkat.















