Media Utama Terpercaya

7 Juni 2026, 23:25
Search

Waspada! Hal Sepele Seperti Menonton Short Drama China Bisa Jadi Modus Penipuan Keuangan. Simak Selengkapnya!

Facebook
X
WhatsApp
Telegram
Drama China Bisa Jadi Modus Penipuan Keuangan.
Ilustrasi. [Foto: AI, mu4.co.id]

Jakarta, mu4.co.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau masyarakat mewaspadai berbagai modus penipuan keuangan, mulai dari tawaran tugas menonton drama China dan membeli hak cipta film dengan janji keuntungan, hingga pembuatan akun e-commerce yang mengharuskan korban menyetor dana untuk memperoleh komisi.

Modus lain yang juga marak adalah penyamaran identitas (impersonation), tugas menonton iklan berbayar, pembiayaan proyek fiktif, serta investasi kripto berkedok copy trading

Sepanjang 1 Januari hingga 20 Mei 2026, OJK menerima 17.105 pengaduan terkait entitas ilegal sebagai bagian dari upaya pemberantasan aktivitas keuangan ilegal.

Baca Juga: Cegah Dana Raib, OJK Imbau Lapor Penipuan Keuangan Tak Lebih dari 1 Jam

“Dari total tersebut, 14.380 pengaduan mengenai pinjaman online ilegal, 2.601 pengaduan terkait investasi ilegal, dan 124 pengaduan terkait gadai ilegal,” ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Dicky Kartikoyono dikutip dari CNBC, Ahad (7/6).

Dicky Kartikoyono menyebut OJK bersama Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (PASTI) telah menindaklanjuti pengaduan masyarakat dengan menghentikan 951 pinjaman online ilegal, delapan penawaran investasi ilegal, dan satu aktivitas keuangan ilegal lainnya yang beroperasi melalui situs maupun aplikasi.

Sepanjang Mei 2026, Satgas PASTI juga menindak berbagai modus penipuan, termasuk penyamaran identitas (impersonation) dan tawaran investasi saham IPO. 

Dalam upaya perlindungan konsumen, OJK menjatuhkan 48 peringatan tertulis kepada 44 Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), lima instruksi tertulis kepada lima PUJK, serta 17 sanksi denda kepada 15 PUJK. Selain itu, dari aspek market conduct, OJK memberikan 17 peringatan tertulis dan 11 sanksi denda.

(CNBC)

[post-views]
Selaras