Malang, mu4.co.id – Muhammadiyah mencatat capaian besar dengan mengelola 23 fakultas kedokteran di Indonesia per 27 April 2026, menjadikannya organisasi keagamaan dengan jumlah fakultas kedokteran terbanyak di dunia.
Ekspansi ini ditopang jaringan 163 Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah dan 129 rumah sakit yang terintegrasi sebagai kekuatan utama pengembangan pendidikan dan layanan kesehatan.
Sebaran fakultas kedokteran tersebut menjangkau wilayah barat hingga timur Indonesia, termasuk rencana pembangunan di Sorong, guna memperluas akses pendidikan medis dan menambah tenaga dokter di daerah terpencil oleh Muhammadiyah.
Baca Juga: Universitas Muhammadiyah Magelang Resmikan Fakultas Kedokteran. Begini Perjalanannya!
Dilansir dari laman Universitas Muhammadiyah Malang pada Rabu (29/4), berikut daftar perguruan tinggi Muhammadiyah dengan Fakultas Kedokteran, antara lain:
No Nama Perguruan Tinggi
1 Universitas Ahmad Dahlan (UAD)
2 Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta
3 Universitas Muhammadiyah (UM) Gorontalo
4 Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ)
5 Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT)
6 Universitas Muhammadiyah (UNISMUH) Makassar
7 Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP)
8 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI)
9 Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS)
10 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA)
11 Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara (UMSU)
12 Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA)
13 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
14 Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT)
15 Universitas Muhammadiyah (UM) Metro
16 Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR)
17 Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang
18 Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA)
19 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)
20 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)
21 Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari
22 Universitas Muhammadiyah (UM) Palu
23 Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA)
Baca Juga: FKG Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Raih Rekor MURI!
Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy menegaskan bahwa jumlah fakultas kedokteran yang dimiliki menempatkan organisasi tersebut pada posisi penting di tingkat internasional.
“Muhammadiyah sebagai organisasi keagamaan dengan fakultas kedokteran terbanyak di dunia” ungkap Effendy.
Sistem pendidikan Muhammadiyah menerapkan konsep tauhid fungsional yang memadukan nilai keimanan dengan aksi sosial. Selain pendidikan dokter umum, organisasi ini juga mengelola Fakultas Kedokteran Gigi serta program dokter spesialis dengan standar akreditasi nasional.
(UMM)















