Media Berkemajuan

28 Februari 2024, 10:29

Terapkan Gaya Hidup Sehat, Kemenkes Rencanakan Cek Kesehatan Berkala Bisa di Posyandu

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Telegram
Print
Kemenkes Rencanakan Cek Kesehatan Berkala Bisa di Posyandu. [Foto: wartasolo.com]

Jakarta, mu4.co.id – Dalam upaya penerapan gaya hidup sehat yang dikampanyekan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) maka dari itu Kemenkes sedang mengembangkan implementasi program cek kesehatan berkala masyarakat untuk bisa diterapkan sampai di tingkat pos pelayanan terpadu (posyandu). 

Adapun kampanye hidup sehat dari Kemenkes meliputi cek kesehatan berkala, enyahkan asap rokok, rajin olahraga, diet sehat dan seimbang, istirahat cukup, dan kelola stres (Cerdik). 

Baca Juga: Tahukah Anda? Ini Daftar Penyakit yang Ditanggung dan Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Project Manager Officer Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes Syahrul Efendi mengatakan, cek kesehatan akan dirancang sampai posyandu.

“Sekarang kita rancang sampai ke posyandu dengan harapan masyarakat akan aware (sadar) mengenai kondisi kesehatannya saat ini,” kata Syahrul kepada wartawan saat acara konferensi pers Neuropathy Awareness Week 2023 di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (11/6/2023). 

Salah satu poin utama CERDIK adalah menghimbau masyarakat untuk melakukan cek kesehatan secara berkala. 

Pengecekan kesehatan sebaiknya dilakukan satu kali sebulan atau minimal satu kali dalam enam bulan.

“Cek kesehatan minimal sekali sebulan yang paling lama adalah sekali enam bulan,” kata Syahrul.

Syahrul juga menjelaskan masyarakat bisa memanfaatkan pos binaan terpadu (posbindu) untuk melakukan pengecekan faktor risiko penyakit tidak menular. 

Saat ini Posbindu tersedia di seluruh puskesmas yang tersebar di Indonesia. 

“Fasilitas di puskesmas sudah punya kegiatan deteksi penyakit tertentu yang tidak menular, dengan program posbindu dan itu bisa dilakukan di puskesmas,” kata Syahrul. 

Dia menambahkan, data kondisi kesehatan masyarakat dari fasilitas kesehatan selanjutnya diintegrasikan ke dalam platform SATUSEHAT yang merupakan versi terbaru dari PeduliLindungi.

Baca Juga: PeduliLindungi Bakal Ganti Nama Jadi “SatuSehat Mobile”, Ini Alasannya!

Pada platform tersebut, pengguna dapat mengetahui informasi mengenai data rekam medis, pelayanan kesehatan, hingga ketersediaan obat. 

Saat ini ada beberapa kota dan kabupaten yang telah menerapkan pengecekan kesehatan di posyandu. Syahrul berharap, program pengecekan kesehatan secara berkala ini dapat tersedia di seluruh posyandu di Indonesia.

Sumber: kompas.com

[post-views]
Selaras
error: Content is protected !!